Kreasik — PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich) tengah gencar membidik pasar anak muda dengan mengandalkan produk asuransi perjalanan (travel insurance). Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya minat generasi muda terhadap aktivitas traveling.
Edhi Tjahja Negara, Country Manager Zurich Indonesia, mengungkapkan bahwa tren traveling di kalangan anak muda menjadi peluang emas bagi perusahaan. "Anak muda sekarang lebih memilih traveling daripada membeli aset lain," ujarnya saat ditemui Kreasik.id dalam acara PJI Company of the Year Competition 2025.

Zurich sendiri telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri asuransi perjalanan di Indonesia. Perusahaan menawarkan platform digital yang mudah digunakan dan tidak ribet, sesuai dengan preferensi anak muda.
Meskipun kontribusi anak muda terhadap portofolio bisnis Zurich saat ini masih relatif kecil, perusahaan optimis bahwa segmen ini memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Saat ini, kontribusi anak muda di bawah usia 35 tahun terhadap bisnis Zurich masih di bawah 5 persen.
Selain produk asuransi, Zurich Indonesia juga aktif dalam program pemberdayaan anak muda melalui Zurich Entrepreneurship Program bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan Starbucks Indonesia. Program ini membekali ribuan siswa dengan keterampilan berwirausaha, mengelola keuangan, merencanakan karier, dan menciptakan inovasi berkelanjutan.
Dalam PJI Company of the Year Competition 2025, Zurich turut mendukung ajang kompetisi inovasi bisnis berbasis keberlanjutan. Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan ide-ide bisnis mereka dan memperebutkan kesempatan mewakili Indonesia di tingkat Asia Pasifik.
Pribadi Setiyanto, Chairman of the Executive Board Prestasi Junior Indonesia, menekankan pentingnya menanamkan kesadaran akan peran kewirausahaan dalam perubahan sosial dan lingkungan kepada para siswa.
Selama program berjalan, ribuan siswa dari berbagai daerah telah berhasil mendirikan bisnis riil dengan total omzet mencapai ratusan juta rupiah. Liryawati, Chief Operating Officer Starbucks Indonesia, mengapresiasi kreativitas dan kepedulian lingkungan para siswa, yang sejalan dengan komitmen Starbucks dalam membangun bisnis yang ramah lingkungan dan berdampak sosial.
Tinggalkan komentar