PLN Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa

Riya Sharma

Juni 24, 2025

2
Min Read
PLN Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa

Kreasik — PT PLN (Persero) mencatatkan kinerja keuangan gemilang sepanjang tahun 2024, dengan pendapatan menembus rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan. Langkah strategis dalam pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional menjadi kunci keberhasilan PLN.

Kinerja keuangan yang solid tercermin dari perbaikan rasio utang terhadap ekuitas (DER) menjadi 38,02 persen dan peningkatan rasio cakupan bunga konsolidasi (CICR) menjadi 3,71 kali. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari strategi keuangan yang pruden dan pengelolaan utang yang efisien.

PLN Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Gambar Istimewa : wp.coinvestasi.com

Arus kas operasional PLN mencapai Rp75,4 triliun sepanjang 2024, dengan saldo kas akhir sebesar Rp61,4 triliun, meningkat 20,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Implementasi strategi efisiensi dan pengelolaan keuangan yang ketat, termasuk proactive debt management, pengendalian likuiditas melalui cash war, serta digitalisasi sistem pembayaran secara terpusat, menjadi pendorong utama peningkatan ini.

Program Cash War Room (CWR) menjadi salah satu inisiatif utama PLN dalam memperkuat sistem keuangan. CWR berfokus pada pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, dan valuasi aset secara terintegrasi. Selain itu, PLN juga menjalankan inisiatif strategis seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi.

Dari sisi kinerja usaha, PLN berhasil membukukan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan sebesar Rp545,4 triliun. Pendapatan ini mendorong laba usaha tumbuh 28,4 persen menjadi Rp60,6 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp17,7 triliun.

Optimalisasi portofolio pembiayaan, efisiensi operasional, transformasi digital, dan peningkatan tata kelola perusahaan menjadi kunci capaian positif ini. Dampaknya, operating margin berada di angka 11,1 persen, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional dan profitabilitas. Total aset Perseroan juga naik menjadi Rp1.772,4 triliun, tumbuh 6,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dukungan penuh dari pemerintah, terutama dalam memperkuat infrastruktur energi nasional dan kebijakan fiskal yang mendukung stabilitas makroekonomi, menjadi landasan kuat bagi PLN untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Darmawan Prasodjo menekankan bahwa dukungan pemerintah menjadi katalis penting dalam memperkuat fundamental keuangan PLN serta mendorong terwujudnya swasembada energi melalui sistem kelistrikan yang andal, inklusif, dan berkelanjutan. Berita ini dilansir dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post