Investor Asing Semakin Agresif Danai Fintech RI

Riya Sharma

September 11, 2025

1
Min Read
Investor Asing Semakin Agresif

Kreasik — Aliran dana dari investor asing ke sektor pinjaman daring (pindar) di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Data terbaru menunjukkan, per Juli 2025, total pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp12,61 triliun.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, mengungkapkan bahwa angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 0,33% secara tahunan (year-on-year). Meskipun sedikit menurun dibandingkan bulan Mei 2025 yang mencapai Rp13,09 triliun, angka ini tetap lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Mei 2024) yang tercatat sebesar Rp11,43 triliun.

Peningkatan ini mengindikasikan bahwa industri pindar di Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat bagi investor global. Penerbitan SEOJK 19/SEOJK.06/2025 yang mengatur syarat dan kategori lender diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan dan diversifikasi dalam ekosistem pindar.

Pertumbuhan pembiayaan pindar secara keseluruhan juga menunjukkan tren positif. Hingga semester I 2025, total outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp83,52 triliun. Sementara itu, tingkat risiko kredit (TWP90) masih terkendali di angka 2,85%, sama dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa industri fintech lending di Indonesia terus berkembang dan memiliki potensi yang besar untuk menarik investasi asing. Dengan regulasi yang semakin jelas dan terkendali, diharapkan sektor ini dapat terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Informasi ini dikutip dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post