Dewan Medis Independen Pertama di Indonesia Hadir

Riya Sharma

Oktober 17, 2025

2
Min Read

Kreasik — Industri asuransi kesehatan Indonesia memasuki era baru dengan peluncuran Medical Advisory Board (MAB) by Deswa oleh Deswa Integra Group. Inisiatif ini merupakan yang pertama di Indonesia, menandai komitmen perusahaan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola medis di sektor asuransi.

Langkah strategis ini sejalan dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.7/2025 yang mewajibkan perusahaan asuransi kesehatan memiliki dewan penasihat medis independen mulai 1 Januari 2026. CEO Deswa Integra Group, Dedi Dwi Kristianto, menekankan bahwa MAB by Deswa akan menjadi fondasi ekosistem klaim yang lebih transparan, objektif, dan berbasis data.

Dewan Medis Independen Pertama di Indonesia Hadir
Gambar Istimewa : asset.mediaindonesia.com

Dedi mengungkapkan, investigasi Deswa dalam tiga tahun terakhir menunjukkan indikasi fraud pada 40-55% kasus klaim asuransi jiwa dan kesehatan, berpotensi merugikan industri hingga Rp2 triliun per tahun. Dari jumlah tersebut, 25-27% terjadi pada asuransi kesehatan. Pola fraud kini bergeser ke interpretasi medis, menuntut pendekatan multidisiplin dalam penanganan klaim.

MAB by Deswa hadir sebagai penghubung independen antara perusahaan asuransi, tenaga medis, rumah sakit, dan konsumen. Ketua MAB by Deswa, Nickolai Indrarajasa, menegaskan bahwa dewan ini akan memberikan second opinion, evaluasi klinis, dan rekomendasi kebijakan kesehatan berbasis data.

Sebagai pionir, MAB independen ini dapat digunakan bersama oleh beberapa perusahaan asuransi atau Third Party Administrator (TPA), menawarkan efisiensi dan adaptabilitas. Dengan melibatkan 40 tenaga ahli lintas disiplin, termasuk dokter spesialis, farmakolog klinis, dan aktuaria, MAB by Deswa berupaya membangun ekosistem medical governance yang komprehensif dan kolaboratif. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post