KreAsik – 17 Juni 2026 | Presiden Donald Trump membantah laporan bahwa Amerika Serikat akan membayar miliaran dolar kepada Iran, yang ia sebut sebagai berita palsu. Namun, kripto terus muncul dalam perdebatan tentang dana rekonstruksi sebesar $300 miliar yang dihubungkan dengan kerangka baru AS-Iran.
Konfusi ini berasal dari memorandum of understanding preliminary yang diharapkan akan ditandatangani oleh Washington dan Tehran pada 19 Juni. Secara online, pedagang dengan cepat bertanya apakah pembayaran dapat dilakukan melalui Bitcoin (BTC) atau stablecoin.
Vice President JD Vance membahas angka tersebut dalam sebuah wawancara di CBS pada hari Senin. Ia menyatakan bahwa Iran hanya dapat mengakses dana tersebut jika mereka memenuhi komitmennya, dan bahwa negara-negara Teluk, bukan pemodal Amerika, yang akan menyediakannya.
Baca Juga:
Trump membantah klaim pembayaran tersebut lebih keras melalui platform Truth Social. Ia menolak klaim pembayaran sambil memuji komitmen Iran untuk menyerahkan senjata nuklir.
Kedua belah pihak telah mengusulkan syarat yang berbeda selama perundingan. Tidak ada versi publik dari draf yang menyebutkan pembayaran tetap. Sebaliknya, kesepakatan tersebut mengikat investasi Teluk ke batasan nuklir, inspeksi senjata, dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Kripto memasuki percakapan tentang Iran karena rekam jejak Iran yang menggunakan kripto untuk menghindari sanksi selama bertahun-tahun. Pada 2 Juni, Departemen Keuangan AS menambahkan empat platform Iran, termasuk Nobitex, bursa terbesar di Iran, ke dalam daftar hitam.
Departemen Keuangan menyatakan bahwa Nobitex saja telah memproses lebih dari setengah dari arus masuk kripto Iran pada 2025, sebagian besar di antaranya terkait dengan IRGC.
Tehran juga telah mengapungkan biaya Bitcoin untuk kapal yang melintasi Selat Hormuz. Sejarah ini menjaga aset digital dekat dengan cerita, bahkan tanpa peran formal.
Kerangka kerja tersebut masih bergerak di pasar. Bitcoin mencapai tingkat tertinggi dua minggu pada optimisme gencatan senjata, yang menghapus sekitar $246 juta dalam posisi short.
Pada 19 Juni, penandatanganan kesepakatan tersebut diharapkan dapat memperjelas syarat yang sebenarnya. Sampai saat itu, celah antara penolakan Trump dan pesan Tehran kemungkinan akan terus mempertahankan spekulasi kripto hidup.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa kripto telah menjadi bagian dari percakapan tentang Iran dan AS, meskipun tidak ada peran formal dalam kerangka kerja. Pembayaran $300 miliar yang diusulkan dan kemungkinan penggunaan kripto dalam transaksi tersebut telah menimbulkan banyak spekulasi dan pertanyaan. Namun, yang pasti adalah bahwa kripto telah menjadi bagian dari percakapan global tentang keuangan dan politik.




