Harga XRP Melonjak Setelah Analis Goldman Sachs Sebelumnya Memprediksikan Target $1.000

Author Image

Terbit

16 Juni 2026, 15:49 WIB

Harga XRP Melonjak Setelah Analis Goldman Sachs Sebelumnya Memprediksikan Target $1.000
Harga XRP Melonjak Setelah Analis Goldman Sachs Sebelumnya Memprediksikan Target $1.000

KreAsik – 16 Juni 2026 | Harga XRP (XRP) melonjak 9,3% pada Senin, mencapai titik tertinggi harian $1,29, setelah domino efek dari perjanjian antara Amerika Serikat dan Iran yang meredakan tekanan pada aset berisiko. Pergerakan ini juga sejalan dengan pemulihan altcoin yang lebih luas.

Pemulihan XRP juga didukung oleh akumulasi whale, yaitu pemegang besar XRP. Data on-chain menunjukkan bahwa domino efek dari perjanjian tersebut membantu meningkatkan niat beli di kalangan pemegang besar, yang kini mengontrol 74,1% dari total suplai XRP.

Dom Kwok, co-founder EasyA dan mantan analis Goldman Sachs, memprediksikan bahwa XRP dapat mencapai target $1.000 pada tahun 2030. Ia menyatakan bahwa potensi ini didorong oleh penggunaan XRP dalam berbagai aplikasi dan kemunculan gelombang baru pengguna kripto.

Kwok membandingkan blockchain dengan internet awal, yang mencapai adopsi massal hanya setelah situs web menemukan kasus penggunaan nyata. Ia percaya bahwa nilai dapat mengalir ke XRP itu sendiri ketika aplikasi dibangun di atas XRPL, bukan melewati token.

Untuk mencapai target $1.000, XRP harus mengalami pertumbuhan yang luar biasa, mencapai kapitalisasi pasar lebih dari $60 triliun dan menambah triliunan dolar dalam nilai pasar. Pertumbuhan ini kemungkinan memerlukan adopsi yang belum pernah terjadi sebelumnya, ekspansi dramatis dari pasar kripto, dan penggunaan XRP Ledger yang meluas di berbagai aplikasi keuangan dan komersial global.

Dalam beberapa tahun ke depan, perlu dilihat apakah XRP dapat memenuhi ekspektasi ini dan mencapai target ambisius yang telah ditetapkan. Sementara itu, investor dan pengamat kripto terus memantau perkembangan XRP dan potensinya dalam ekosistem kripto yang terus berkembang.

Related Post

Terbaru