Tugu Insurance Cetak Laba, Adaptasi PSAK 117

Riya Sharma

Agustus 10, 2025

2
Min Read
Tugu Insurance Cetak Laba, Adaptasi PSAK 117

Kreasik — PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) menunjukkan ketahanan bisnis dengan membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2025, di tengah implementasi penuh standar akuntansi PSAK 117. Laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp357,53 miliar.

Pendapatan jasa asuransi Tugu Insurance mencapai Rp4,2 triliun, didorong oleh kontribusi signifikan dari segmen properti sebesar Rp1,76 triliun, offshore Rp488,56 miliar, dan aviasi Rp384,66 miliar. Hasil jasa asuransi tetap kuat di angka Rp302,7 miliar.

Tugu Insurance Cetak Laba, Adaptasi PSAK 117
Gambar Istimewa : assets.kpmg.com

Kinerja investasi Tugu Insurance juga menggembirakan, dengan pertumbuhan 22,9% yoy mencapai Rp316,7 miliar. Capaian ini diraih di tengah volatilitas pasar keuangan global dan domestik, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko dan memaksimalkan imbal hasil. Selain itu, pendapatan usaha lainnya tercatat sebesar Rp257,84 miliar, berasal dari kontribusi anak usaha yang terus berkembang.

Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance, menekankan pentingnya fundamental keuangan yang sehat dan optimalisasi investasi dalam mencapai kinerja positif ini. “Semester pertama ini krusial, dengan implementasi penuh PSAK 117 dan fokus pada penguatan investasi serta efisiensi operasional. Hasilnya menggembirakan, profitabilitas terjaga dan adaptif terhadap perubahan industri,” ujarnya.

Dalam laporan keuangan konsolidasian per Juni 2025, Tugu Insurance menyajikan penyesuaian pelaporan sesuai transisi PSAK 104 ke PSAK 117. Direktur Keuangan & Layanan Korporat, Fitri Azwar, menyatakan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan kepatuhan OJK, serta adopsi praktik pelaporan keuangan terbaik sesuai standar global.

Pasca transisi, total aset Tugu Insurance meningkat 21,37% menjadi Rp32,6 triliun, didukung kenaikan aset kontrak asuransi dan reasuransi. Perusahaan juga mempertahankan peringkat Global Rating ‘A- (Excellent)’ dari A.M. Best sejak 2016, mencerminkan posisi keuangan yang kuat dengan total ekuitas Rp10,76 triliun. Informasi ini dilansir dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post