KreAsik – 05 Juni 2026 | Jim Cramer, seorang komentator pasar veteran, baru-baru ini menyerang Michael Saylor, CEO MicroStrategy, dengan mengatakan bahwa Saylor telah ‘membunuh’ Bitcoin. Serangan ini terjadi saat MicroStrategy menghadapi badai FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt) yang melanda saham, obligasi preferen, dan posisi treasury perusahaan.
MicroStrategy, yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan perangkat lunak, kini telah bertransformasi menjadi perusahaan treasury Bitcoin terbesar, dengan lebih dari 843.000 BTC di bawah kepemilikan mereka. Namun, perusahaan ini baru-baru ini mengumumkan penjualan 32 BTC, yang merupakan penjualan pertama mereka sejak 2022, untuk membantu membiayai dividen obligasi preferen.
Penjualan ini, meskipun hanya merupakan sebagian kecil dari total aset Bitcoin perusahaan, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan penggemar cryptocurrency. Banyak yang mempertanyakan apakah keputusan Saylor untuk menjual sebagian aset Bitcoin perusahaan merupakan tanda bahwa perusahaan tersebut telah kehilangan kepercayaan pada cryptocurrency tersebut.
Baca Juga:
Cramer, yang dikenal karena pendapatnya yang kontroversial, telah menyerang Saylor dan MicroStrategy beberapa kali sebelumnya. Namun, serangan terbaru ini tampaknya telah menimbulkan reaksi yang lebih luas, dengan banyak penggemar cryptocurrency dan investor yang membela Saylor dan MicroStrategy.
Supporters Saylor dan MicroStrategy berargumentasi bahwa penjualan 32 BTC tersebut hanya merupakan penjualan yang sangat kecil dan tidak memiliki dampak signifikan pada posisi treasury perusahaan. Mereka juga menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masih memiliki komitmen yang kuat untuk strategi treasury Bitcoin mereka dan bahwa penjualan tersebut hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas.
Namun, kritikus MicroStrategy berargumentasi bahwa penjualan tersebut merupakan tanda bahwa perusahaan tersebut telah kehilangan kepercayaan pada Bitcoin dan bahwa strategi treasury mereka tidak lagi efektif. Mereka juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin telah menurun secara signifikan sejak perusahaan tersebut memulai strategi treasury mereka, yang berarti bahwa perusahaan tersebut telah mengalami kerugian yang signifikan.
Sementara itu, MicroStrategy terus menghadapi tekanan dari pasar, dengan harga saham perusahaan tersebut menurun secara signifikan sejak awal tahun. Perusahaan tersebut juga menghadapi tekanan dari investor yang mempertanyakan strategi treasury mereka dan apakah perusahaan tersebut dapat mempertahankan komitmen mereka pada Bitcoin.
Dalam beberapa minggu terakhir, MicroStrategy telah mengumumkan beberapa langkah untuk meningkatkan likuiditas dan mempertahankan komitmen mereka pada strategi treasury Bitcoin. Namun, masih belum jelas apakah langkah-langkah tersebut akan cukup untuk memulihkan kepercayaan investor dan membalikkan tren negatif yang sedang terjadi.
Kesimpulan, serangan Cramer terhadap Saylor dan MicroStrategy telah menimbulkan reaksi yang luas di kalangan penggemar cryptocurrency dan investor. Sementara itu, MicroStrategy terus menghadapi tekanan dari pasar dan mempertanyakan strategi treasury mereka. Apakah perusahaan tersebut dapat mempertahankan komitmen mereka pada Bitcoin dan memulihkan kepercayaan investor masih belum jelas.




