TUGU Insurance: Ekosistem Solid Hadapi PSAK 117

Riya Sharma

Agustus 7, 2025

2
Min Read
TUGU Insurance: Ekosistem Solid Hadapi PSAK 117

Kreasik — PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU Insurance) memiliki ekosistem bisnis asuransi yang lengkap dan terintegrasi, menjadi modal penting dalam menghadapi transisi menuju penerapan penuh PSAK 117. Sebagai perusahaan terbuka, TUGU dinilai memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan para pesaingnya.

Fokus pada asuransi umum, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menawarkan beragam produk, mulai dari properti, energi, hingga kendaraan bermotor. Ekspansi ke segmen ritel, termasuk asuransi perjalanan, terus digenjot sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2018.

TUGU Insurance: Ekosistem Solid Hadapi PSAK 117
Gambar Istimewa : imgv2-1-f.scribdassets.com

TUGU juga menjalin kemitraan strategis dengan Samsung Fire and Marine Insurance Co., Ltd melalui kepemilikan 30% saham di PT Asuransi Samsung Tugu. Selain itu, TUGU memiliki anak usaha di bidang reasuransi, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), dengan kepemilikan mayoritas 50,74%, yang kinerjanya dikonsolidasikan ke laporan keuangan TUGU. Perseroan juga tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Reasuransi Maipark Indonesia.

Diversifikasi bisnis TUGU tidak hanya terbatas pada asuransi. Melalui PT Pratama Mitra Sejati (PMS), perseroan juga bergerak di bidang rental properti dan kendaraan bermotor. Selain itu, TUGU memiliki PT Synergy Risk Management Consultants (Synergy) yang bergerak di bidang manajemen risiko, surveyor, dan penilai.

Analis BCA Sekuritas, Ryan Santoso, menilai ekosistem bisnis TUGU sangat lengkap dan saling melengkapi, menjadi kekuatan utama dalam menjaga daya saing. “Model bisnis TUGU terdiversifikasi, namun tetap sejalan dan tidak berseberangan. Hal ini membuat model bisnisnya solid dan eksposur risikonya terkendali, mendukung keberlanjutan operasional jangka panjang,” ujarnya.

Ryan juga menyoroti kesehatan keuangan TUGU yang solid, didukung oleh profitabilitas dan solvabilitas yang tinggi. Implementasi PSAK 117 menjadi fokus utama TUGU dan industri asuransi umum pada tahun ini.

Penerapan PSAK 117 per 1 Januari 2025, menggantikan PSAK 104, akan membawa perubahan pada laporan keuangan perusahaan asuransi. TUGU telah mengimplementasikan PSAK 117 sejak awal tahun dan menyusun laporan keuangan kuartal I/2025 berdasarkan standar baru tersebut.

Laba TUGU pada laporan keuangan konsolidasian per Juni 2025 tercatat sebesar Rp294,6 miliar, namun masih menggunakan standar PSAK lama. Laporan keuangan sesuai PSAK 117 diperkirakan akan segera dirilis.

“Dengan PSAK baru, angka atau kinerja keuangan akan ada perbedaan, terutama terkait penyajian dengan asumsi yang lebih konservatif. Investor dan publik tidak perlu kaget,” jelas Ryan. Ia menambahkan bahwa penyesuaian laba diharapkan tidak signifikan, bahkan berpotensi lebih baik. Transisi ini disambut positif karena mendorong laporan keuangan TUGU dan industri menuju standar internasional yang lebih transparan dan kredibel, seperti yang dilansir dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post