KreAsik – 05 Juni 2026 | Penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Amerika Serikat. Menurut data dari Challenger, Gray & Christmas, pada bulan Mei 2026, AI telah menyebabkan 38.579 PHK, yang merupakan jumlah tertinggi sejak pelacakan dimulai pada tahun 2023.
AI telah menjadi penyebab utama PHK di Amerika Serikat, dengan 40% dari total PHK yang dilaporkan pada bulan Mei disebabkan oleh teknologi ini. Perusahaan-perusahaan telah mulai mengautomasi pekerjaan dan merestrukturisasi perusahaan mereka untuk mengintegrasikan AI.
Andy Challenger, Kepala Petugas Pendapatan dari Challenger, Gray & Christmas, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan telah mulai bertindak atas AI dan merestrukturisasi perusahaan mereka untuk mengintegrasikan teknologi ini. Ia juga mengatakan bahwa AI tidak akan menghancurkan pekerjaan, tetapi akan membuat pekerja lebih produktif.
Baca Juga:
Bank dan perusahaan FinTech juga telah mulai menggunakkan AI untuk mengautomasi pekerjaan dan merestrukturisasi perusahaan mereka. Standard Chartered, misalnya, berencana untuk memotong 7.800 pekerjaan di balik kantor pada tahun 2030 sebagai bagian dari upaya untuk mengintegrasikan automasi.
Total PHK pada bulan Mei 2026 mencapai 97.006, yang merupakan jumlah tertinggi sejak tahun 2020. Sektor teknologi merupakan penyebab utama PHK, dengan 38.242 PHK dilaporkan pada bulan Mei.
Dalam beberapa bulan pertama tahun 2026, telah terjadi 397.755 PHK, yang merupakan penurunan 43% dibandingkan dengan tahun 2025. Namun, perlu diingat bahwa tahun 2025 memiliki jumlah PHK yang tinggi karena pengurangan besar-besaran di sektor pemerintahan federal.
Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah menjadi topik yang sangat dibicarakan di dunia bisnis dan ekonomi. Banyak perusahaan yang telah mulai menginvestasikan besar-besaran dalam pengembangan AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun, hal ini juga memiliki dampak negatif, seperti PHK besar-besaran yang terjadi di Amerika Serikat.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa AI telah menjadi teknologi yang sangat penting dan berpengaruh di dunia bisnis dan ekonomi. Perusahaan-perusahaan perlu mempertimbangkan dampak negatif dari AI dan mencari cara untuk mengintegrasikan teknologi ini dengan cara yang lebih bertanggung jawab dan etis.




