KreAsik – 08 Juni 2026 | Pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, baru-baru ini menolak peringatan Senator Bernie Sanders tentang bahaya kecerdasan buatan (AI) dan robotika yang dapat mengancam jutaan pekerjaan di Amerika Serikat. Sanders mengatakan bahwa Kongres telah meninggalkan pekerja yang terancam oleh otomatisasi karena pengaruh uang industri.
Yakovenko menjawab dengan serangkaian postingan yang membela pasar, keuntungan, dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ia juga mengatakan bahwa surplus produksi adalah yang meningkatkan standar hidup, dan bahwa 500 miliarioner tambahan dapat meningkatkan standar hidup global.
Sanders sebelumnya mengatakan bahwa Kongres harus melarang super PAC dan mengatasi korupsi. Namun, Yakovenko berpendapat bahwa pasar dan keuntungan adalah yang membangun ekonomi, bukan korupsi.
Baca Juga:
Perdebatan ini terjadi saat Solana (SOL) mengalami kenaikan harga sekitar 6% dalam 24 jam. Yakovenko juga telah membuat argumen serupa tentang regulasi kripto di Kongres, mendorong anggota legislatif untuk mendukung pembangun.
Poling menunjukkan bahwa pemilih mungkin tidak setuju dengan kedua pihak. Amerika Serikat melaporkan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap kripto dan AI, sementara uang PAC membanjiri pemilu.
Dalam beberapa bulan terakhir, Yakovenko telah membuat beberapa pernyataan yang kontroversial tentang kripto dan DeFi. Namun, ia tetap menjadi salah satu tokoh terkemuka di industri kripto.
Kesimpulan dari perdebatan ini adalah bahwa perlu ada diskusi yang lebih luas tentang dampak AI dan robotika terhadap pekerjaan, serta peran pasar dan keuntungan dalam membangun ekonomi. Selain itu, perlu ada regulasi yang lebih efektif untuk mengatasi korupsi dan melindungi pekerja.




