KreAsik – 10 Juni 2026 | Sektor IT India diprediksi akan mengalami perlambatan penerimaan karyawan di era AI. Hal ini disebabkan oleh peran AI yang semakin besar dalam industri teknologi. Menurut Chairman Tata Consultancy Services, N Chandrasekaran, perusahaan tersebut berencana untuk mengoperasikan AI se banyak sebagai karyawan manusia dalam tiga tahun ke depan.
Perusahaan ini tidak berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja, tetapi akan memperlambat penerimaan karyawan baru. Hal ini karena AI akan mengambil alih beberapa tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Chandrasekaran juga menyatakan bahwa peran AI akan mempengaruhi cara kerja perusahaan dan industri secara keseluruhan.
Sektor IT India yang bernilai $315 miliar telah membangun kesuksesannya berdasarkan tim yang besar dan banyak karyawan. Namun, dengan kemajuan AI, perusahaan-perusahaan di sektor ini harus menyesuaikan diri dengan perubahan ini. TCS, sebagai perusahaan IT terbesar di India, telah mengurangi penerimaan karyawan baru dan memprediksi bahwa AI akan memainkan peran yang lebih besar dalam operasional perusahaan.
Baca Juga:
Perubahan ini tidak hanya terjadi di sektor IT, tetapi juga di industri lain seperti keuangan. Hedge fund Magnetar berencana untuk menggunakan AI untuk menganalisis pasar dan membuat rekomendasi investasi. Hal ini menunjukkan bahwa AI akan memainkan peran yang semakin besar dalam berbagai industri.
Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah menyebabkan 87.714 pekerjaan hilang, yang merupakan 22% dari total pekerjaan yang hilang pada tahun 2026. Angka ini sudah melebihi jumlah pekerjaan yang hilang pada tahun 2025. Layoffs.fyi, yang melacak pemutusan hubungan kerja di perusahaan teknologi, telah mencatat 117.571 pekerja teknologi yang kehilangan pekerjaan di 175 perusahaan pada tahun 2026.
Kesimpulan dari perubahan ini adalah bahwa AI akan memainkan peran yang semakin besar dalam berbagai industri, termasuk sektor IT dan keuangan. Perusahaan-perusahaan harus menyesuaikan diri dengan perubahan ini dan mengembangkan strategi untuk menghadapi tantangan yang timbul. Dengan demikian, perusahaan dapat tetap kompetitif dan sukses di era AI.




