KreAsik – 10 Juni 2026 | Perbankan Jepang saat ini sedang mengalami revolusi besar dengan rencana peluncuran stablecoin bersama oleh tiga bank terbesar di Jepang, yaitu Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), Sumitomo Mitsui Financial Group (SMFG), dan Mizuho Financial Group. Rencana ini bertujuan untuk meluncurkan stablecoin yang dioperasikan bersama oleh akhir tahun fiskal 2026, yang akan diawasi oleh Badan Jasa Keuangan Jepang.
Stablecoin ini akan dijadikan sebagai alat pembayaran yang stabil dan aman, yang akan dihubungkan dengan yen Jepang pada awalnya, dan kemudian dengan dolar AS. Token ini akan berjalan pada platform distributed ledger yang dikembangkan oleh MUFG dan NTT Data, bernama Progmat.
Rencana ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pembayaran, tetapi juga untuk meningkatkan keamanan dan transparansi dalam transaksi keuangan. Dengan menggunakan teknologi blockchain, stablecoin ini akan memungkinkan transaksi yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman.
Baca Juga:
Bank-bank Jepang ini tidak hanya fokus pada pelanggan ritel, tetapi juga pada pelanggan korporasi. Mereka memiliki basis pelanggan yang luas, dengan lebih dari 300.000 perusahaan, yang akan memungkinkan stablecoin ini untuk memiliki skala distribusi yang besar tanpa harus menghadapi gesekan regulasi yang terkait dengan proses pendaftaran pelanggan.
Rencana ini juga sejalan dengan tren global, di mana bank-bank besar di seluruh dunia mulai meluncurkan token deposit mereka sendiri. JPMorgan, misalnya, telah meluncurkan token JPMD pada awal tahun ini, yang memungkinkan klien institusional untuk melakukan penyelesaian dolar 24 jam sehari.
Stablecoin ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetisi di pasar pembayaran, yang saat ini didominasi oleh token-token pihak ketiga seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC). Dengan menggunakan instrument yang diterbitkan langsung oleh bank yang diatur, stablecoin ini dapat meningkatkan keamanan dan transparansi dalam transaksi keuangan.
Kesimpulan dari rencana ini adalah bahwa Jepang sedang menuju ke arah revolusi besar di dunia keuangan digital, dengan peluncuran stablecoin bersama oleh tiga bank terbesar di Jepang. Rencana ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi dalam transaksi keuangan, serta meningkatkan kompetisi di pasar pembayaran.




