KreAsik – 18 Juni 2026 | Industri Web3 saat ini menghadapi tantangan besar dalam hal perekrutan tenaga kerja. Menurut laporan terbaru dari Bitget, sebanyak 54% profesional muda yang ingin bergabung dengan industri Web3 mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan pertama mereka.
Laporan ini menemukan bahwa salah satu penyebab utama kesulitan ini adalah persyaratan pengalaman kerja yang terlalu tinggi untuk posisi junior. Sebanyak 52% responden juga menyatakan bahwa pendidikan mereka hanya memberikan pengetahuan teori, tetapi tidak memberikan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja.
Hasil laporan ini menunjukkan bahwa industri Web3 tidak menghadapi kekurangan talenta, melainkan menghadapi kesulitan dalam mengakses talenta yang tersedia. Banyak kandidat yang berkualitas mengalami kesulitan dalam mendapatkan pengalaman kerja yang dibutuhkan untuk bergabung dengan industri.
Baca Juga:
Laporan ini juga menyoroti pentingnya pasar yang muncul dalam membentuk masa depan tenaga kerja Web3. Negara-negara seperti Nigeria, Indonesia, dan Cina telah menjadi sumber utama talenta muda yang ingin bergabung dengan industri Web3.
CEO Bitget, Gracy Chen, menyatakan bahwa industri Web3 telah berhasil menarik talenta dari seluruh dunia, tetapi masih menghadapi tantangan dalam mengubah talenta menjadi pekerjaan. Ia menekankan bahwa ada banyak kandidat yang termotivasi dan berpendidikan, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengambil langkah pertama dalam industri.
Laporan ini menyoroti bahwa minat talenta sedang berkembang seiring dengan permintaan industri. Konvergensi AI dan blockchain telah menjadi jalur karir yang paling diminati, dipilih oleh 61% responden. Meskipun ada antusiasme yang kuat terhadap sektor ini, responden secara konsisten mengidentifikasi paparan industri praktis sebagai bagian yang hilang dari pengembangan karir, dengan 62% memilih mentorship dari profesional berpengalaman sebagai mekanisme pendukung yang paling mungkin mempercepat karir mereka.
Bitget melalui inisiatif Blockchain4Youth, terus menghubungkan pembelajaran, mentorship, dan kesempatan pengembangan karir untuk talenta Web3 muda. Laporan ini menekankan bahwa kolaborasi yang lebih kuat antara lembaga pendidikan, pemberi kerja, platform pembelajaran, dan peserta industri akan diperlukan untuk membangun jembatan antara pendidikan dan pekerjaan dan mendukung pertumbuhan tenaga kerja Web3 selanjutnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri Web3 telah berkembang pesat dan telah menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan dalam beberapa dekade terakhir. Namun, untuk mencapai potensi penuhnya, industri ini memerlukan tenaga kerja yang berkualitas dan memiliki keterampilan yang sesuai. Oleh karena itu, penting bagi industri Web3 untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dan menciptakan kesempatan yang lebih baik bagi profesional muda untuk bergabung dan berkembang dalam industri ini.




