Kreasik — Harga token Sonic (S) selama delapan bulan terakhir terlihat bergerak konsisten di bawah garis resistensi. Seorang analis kripto terkemuka dengan akun X @NimeshOnchain, baru-baru ini menyoroti kemiripan mencolok antara pola pergerakan Sonic saat ini dengan BONK pada tahun 2023. Analis tersebut memprediksi potensi reli signifikan dalam beberapa minggu mendatang jika pola historis terulang.
Nimesh dalam unggahannya (16/9/2025) menampilkan grafik berdampingan antara BONK (2023) dan Sonic (2025) yang memperlihatkan kemiripan pola harga yang hampir identik. "Saya pernah melihat ini sebelumnya," ungkap Nimesh, merujuk pada pola konsolidasi panjang sebelum breakout.

Menurutnya, BONK sempat terkonsolidasi di bawah resistensi selama 256 hari sebelum akhirnya mengalami breakout dan reli selama 53 hari berturut-turut. Sonic saat ini telah berada dalam pola yang sama selama 246 hari. Dengan hanya 10 hari tersisa menuju hari ke-256, Nimesh mengisyaratkan bahwa peluang breakout untuk Sonic semakin dekat.
Sebagai informasi tambahan, BONK menjadi sensasi di pasar kripto pada akhir tahun 2023 setelah mengalami kenaikan lebih dari 1.000 persen dalam dua bulan setelah periode stagnasi yang panjang. Nimesh bahkan menumpuk grafik BONK di atas grafik Sonic, dan hasilnya menunjukkan struktur, waktu, konsolidasi, dan sudut breakout yang sangat mirip.
Selain faktor teknikal, Sonic juga memiliki fundamental yang kuat yang berpotensi memicu lonjakan harga. Nimesh menyimpulkan, "Jika Bitcoin stabil, pergerakan harga Sonic akan menjadi perhatian dunia."
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
Tinggalkan komentar