KreAsik – 05 Mei 2026 | Zcash (ZEC) mencatat kenaikan hampir 16,8% dalam seminggu terakhir, menempatkannya di antara aset kripto terkuat di peringkat 100 teratas. Kinerja tersebut membuatnya melampaui pergerakan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) dalam periode yang sama, menegaskan daya tarik aset privasi ini di tengah pasar yang volatil.
Pada saat penulisan, harga ZEC berada di kisaran $411,7, naik 6,95% dalam 24 jam terakhir. Trader kripto Altcoin Sherpa menandai level resistensi kritis di $398 dan memperkirakan bahwa ZEC berpotensi melanjutkan rally ke zona pertengahan $400-an atau bahkan menembus $500 jika mampu bertahan di atas ambang tersebut. Namun, ia juga memperingatkan kemungkinan penurunan tajam sesudah mencapai level itu.
Analisis on‑chain dari Joao Wedson, pendiri dan CEO Alphractal, menyoroti tiga celah yang dapat menggoyang momentum positif Zcash rally. Wedson menilai bahwa meskipun ZEC memperoleh dorongan baru, struktur on‑chain dan sentimen pasar masih lemah.
Baca Juga:
- Kekurangan struktur on‑chain dan dukungan sentimen. Data transaksi menunjukkan sedikit peningkatan aktivitas baru, menandakan bahwa kenaikan harga belum didukung oleh aliran masuk signifikan.
- Aktivitas pemegang jangka panjang menurun. Pemilik koin yang biasanya menahan aset dalam jangka panjang telah menjual atau memindahkan sebagian besar kepemilikan mereka pada fase awal siklus, sehingga kurang ada akumulasi baru di level harga saat ini.
- Metode “Alpha Price” menunjukkan jarak luas ke target historis. Indikator ini memperkirakan puncak siklus dengan menilai pola harga sebelumnya, dan saat ini menampilkan kesenjangan besar hingga sekitar $1.500—level yang tampaknya tidak realistis mengingat perilaku historis ZEC.
Selain faktor-faktor teknis, Wedson mengamati penurunan tajam dalam jumlah postingan media sosial yang membahas ZEC. Penurunan interaksi ini mencerminkan berkurangnya antusiasme komunitas, yang dapat memperlemah dukungan harga jangka pendek. Ia juga menekankan bahwa masih ada sejumlah pemegang yang belum menjual, yang berarti tekanan jual dapat muncul secara tiba‑tiba bila sentimen berubah.
Secara keseluruhan, meskipun Zcash rally menunjukkan performa yang mengesankan, ketidaksesuaian antara momentum pasar dan indikator fundamental menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan tren. Jika tekanan beli terus menguat dan level resistance utama berhasil ditembus, rally dapat berlanjut. Namun, kelemahan pada struktur on‑chain, penurunan partisipasi komunitas, serta target harga yang terlalu ambisius menambah risiko koreksi mendadak.
Investor yang mempertimbangkan posisi di ZEC sebaiknya memantau perkembangan volume perdagangan, tingkat partisipasi pemegang jangka panjang, serta reaksi pasar terhadap level resistance psikologis. Kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghindari terjebak dalam pergerakan harga yang bersifat sementara.




