Sentimen Kripto Merosot Tajam Investor Cemas

Ines Feree

Agustus 31, 2025

3
Min Read
Sentimen Kripto Merosot Tajam Investor Cemas

Kreasik — Sentimen pasar kripto kembali menunjukkan sinyal peringatan, menyusul penurunan drastis pada Fear and Greed Index (FGI) CoinMarketCap. Indeks yang menjadi barometer emosi investor ini kini bertengger di angka 39, menandakan dominasi ‘Fear’ atau ketakutan. Angka ini jauh merosot dari posisi ‘Neutral’ 47 sehari sebelumnya, dan semakin jauh dari level 56 pekan lalu. Bahkan, sebulan silam, pasar masih berada di zona ‘Greed’ dengan nilai 63, menunjukkan pergeseran sentimen yang signifikan dalam waktu singkat.

Perjalanan indeks ini memang penuh gejolak. Secara historis, FGI pernah mencapai ‘Extreme Greed’ di angka 88 pada 21 November 2024, dan ‘Extreme Fear’ di 15 pada 11 Maret 2025. Fluktuasi ekstrem ini menegaskan betapa emosionalnya dinamika pasar aset digital.

Sentimen Kripto Merosot Tajam Investor Cemas
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Dari Euforia Menuju Ketakutan

Dengan posisi FGI di 39, kehati-hatian investor sangat terasa. Pasar Bitcoin (BTC) khususnya, baru saja menyaksikan gelombang likuidasi besar-besaran senilai $96,5 juta dalam 24 jam terakhir, di mana 88% di antaranya berasal dari posisi long. Ini mengindikasikan banyak investor yang terpaksa menutup posisi beli mereka di tengah penurunan harga. Situasi ini membuat investor menekan tombol rem, memilih untuk menahan diri di tengah ketidakpastian.

Ethereum Optimistis, Bitcoin Gelisah

Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) justru menunjukkan optimisme. Diskusi online dan data pasar menyoroti kinerja positif ETF Ethereum yang berhasil mencatat AUM (Asset Under Management) sebesar $24,15 miliar, melonjak 32,7% dalam sebulan. Perkembangan ini mengukuhkan pandangan banyak analis yang menyebut ETH semakin menyerupai ‘aset institusional’.

Namun, Bitcoin masih diselimuti keraguan. Divergensi pada Relative Strength Index (RSI) dan laporan likuidasi besar memicu tekanan jangka pendek yang signifikan. Investor kini memantau dengan cermat pergerakan harga dan indikator teknikal lainnya.

Ancaman atau Kesempatan Emas?

Di tengah kondisi ‘Fear’ ini, muncul pertanyaan klasik: apakah ini ancaman atau justru peluang? Sebagian trader melihat level ketakutan ekstrem sebagai sinyal potensi beli, mengingat aset mungkin sedang undervalued. Namun, indikator lain menunjukkan kehati-hatian yang lebih dalam. Penurunan funding rate leverage hingga 47% ke level 0,0039% mengindikasikan berkurangnya selera risiko di kalangan trader, sebuah kondisi yang berpotensi memperpanjang tekanan bearish di pasar.

Sementara itu, Open Interest (OI) Bitcoin yang kini berada di angka $1,01 triliun, dengan kenaikan 2,69% dalam 24 jam, menjadi variabel krusial. Lonjakan OI yang tiba-tiba bisa diartikan sebagai sinyal kapitulasi massal atau, sebaliknya, awal dari fase akumulasi baru oleh investor besar.

Secara keseluruhan, pasar kripto berada dalam fase yang rapuh. Indeks Fear & Greed yang merosot tajam ke 39 jelas mencerminkan kecemasan investor. Meskipun Ethereum mungkin memiliki penopang kuat dari kinerja ETF-nya, Bitcoin terlihat goyah di bawah tekanan teknikal dan gelombang likuidasi yang masif.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai dinamika pasar kripto dan analisis mendalam, ikuti terus pembaruan dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post