Masa Depan Kripto Tergantung pada Kejelasan Regulasi, Bukan Hanya CLARITY Act

Author Image

Terbit

8 Juni 2026, 17:19 WIB

Masa Depan Kripto Tergantung pada Kejelasan Regulasi, Bukan Hanya CLARITY Act
Masa Depan Kripto Tergantung pada Kejelasan Regulasi, Bukan Hanya CLARITY Act

KreAsik – 08 Juni 2026 | Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, menyatakan bahwa nasib CLARITY Act tidak terlalu berpengaruh dibandingkan dengan kejelasan regulasi yang diperlukan. Menurutnya, kripto dapat bertahan jika CLARITY Act gagal, tetapi tidak dapat berkembang dalam keadaan regulasi yang tidak jelas.

Hougan membuat pernyataan tersebut dalam memo CIO-nya, yang ditulis saat aset kripto utama diperdagangkan dengan penurunan tajam dan tagihan tersebut menunggu suara penuh Senat.

CLARITY Act adalah legislasi yang bertujuan untuk menggambar garis yang jelas antara yurisdiksi SEC dan CFTC, serta menggantikan pengawasan berbasis penegakan dengan kerangka statutory. Tagihan ini telah disetujui oleh DPR dengan suara 294-134 pada Juli 2025, dengan 78 Demokrat mendukungnya.

Namun, proses pengambilan keputusan di Senat lebih sulit. Republik memiliki 53 kursi Senat, dan persetujuan memerlukan 60 suara, tetapi hanya dua Demokrat komite mendukung tagihan tersebut. Hambatan lainnya termasuk pengobatan DeFi dan aturan stablecoin.

Ketidakpastian ini menyebabkan institusi menghindari investasi kripto. Investor dapat membeli saham AI dengan harga rekor tinggi daripada mengambil risiko kekalahan regulasi dalam beberapa bulan, tulis Hougan.

"Kripto dapat bertahan jika CLARITY Act gagal atau melambung jika tagihan tersebut disetujui. Tetapi, kripto tidak dapat berkembang dalam keadaan yang tidak jelas," kata Hougan dalam memo.

Sementara itu, Hougan menjelaskan bahwa pasar kripto beralih dari perdagangan momentum ke taruhan kontrarian. Investor semakin menghargai protokol seperti Hyperliquid yang menghasilkan pendapatan nyata.

Bitcoin (BTC) telah jatuh 21% sepanjang tahun ini, sedangkan Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) turun 33% dan 37%. Kripto ETF juga mengalami arus keluar, dan volume perdagangan spot berada pada level terendah dalam beberapa tahun.

Namun, Hyperliquid (HYPE) naik 72% dalam sebulan, dan Zcash (ZEC) naik 50%. Kenaikan tersebut tidak terkait dengan nama-nama makro, yang Hougan atributkan pada fundamental idiosinkratik.

Hougan membaca rotasi tersebut sebagai bukti bahwa musim dingin kripto mungkin berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Pengembalian hijau yang dibangun pada pertumbuhan nyata, katanya, menandakan perubahan musim.

Ia juga menyatakan bahwa CLARITY Act dapat mengubah valuasi aset kripto jika disetujui.

Namun, ia tidak mengharapkan rally besar yang berkelanjutan sebelum Kongres menyelesaikan pertanyaan tersebut.

Keputusan penjadwalan Senat berikutnya mungkin lebih penting bagi harga daripada suara akhir itu sendiri.

Kesimpulan dari pernyataan Hougan adalah bahwa kripto memerlukan kejelasan regulasi untuk berkembang, dan CLARITY Act adalah salah satu langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

Related Post

Terbaru