Kripto Bergejolak, Dana Masuk Tahunan Hampir Pecah Rekor

Ines Feree

Oktober 1, 2025

2
Min Read

Kreasik — Pasar kripto mengalami gejolak dalam sepekan terakhir, namun data terbaru mengindikasikan bahwa tekanan jual yang terjadi mungkin bersifat sementara. Bitcoin mencatatkan arus keluar (outflow) sebesar US$719 juta, tetapi minat terhadap produk short-BTC tidak mengalami peningkatan signifikan.

Mengutip laporan dari cryptopotato, data mingguan CoinShares menunjukkan total outflow dari seluruh produk aset digital mencapai US$812 juta pada minggu lalu. Faktor utama pemicunya adalah berkurangnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada tahun 2025, menyusul rilis data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan, termasuk revisi GDP dan data barang tahan lama.

 Kripto Bergejolak, Dana Masuk Tahunan Hampir Pecah Rekor
Gambar Istimewa : cryptoharian.com

Kendati demikian, secara keseluruhan, fundamental pasar tetap kokoh. Total inflow pada bulan September telah mencapai US$4 miliar, sementara inflow sepanjang tahun ini menyentuh angka US$39,6 miliar. Jika tren positif ini terus berlanjut, pasar berpotensi menantang rekor inflow tahunan tahun 2024 sebesar US$48,6 miliar.

Ethereum turut merasakan dampak tekanan pasar, mencatatkan outflow sebesar US$409 juta dalam seminggu, yang secara signifikan memperlambat momentumnya. Inflow tahunan ETH kini hampir stagnan di angka US$12 miliar, dengan inflow bulanan hanya mencapai US$86,2 juta.

Sementara itu, multi-asset fund mengalami kerugian sebesar US$82,5 juta, sedangkan Chainlink dan Litecoin masing-masing mencatatkan outflow kecil.

Amerika Serikat menjadi kontributor outflow terbesar, dengan angka mencapai US$1 miliar. Sebaliknya, negara-negara lain menunjukkan sentimen yang berbeda.

Setelah mengalami tekanan berat pada pekan lalu, dua aset kripto terbesar, Bitcoin dan Ethereum, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Pada awal pekan ini, Bitcoin kembali diperdagangkan di atas US$113.000 dan Ethereum di atas US$4.100.

QCP Capital mencatat bahwa meskipun ETF mengalami penebusan besar, terutama pada hari Jumat, harga spot tetap stabil sepanjang akhir pekan. Hal ini mengindikasikan bahwa penurunan harga lebih disebabkan oleh rebalancing kuartalan daripada tekanan jual murni.

Volatilitas pasar juga mulai mereda. Menjelang rilis laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada hari Jumat dan potensi shutdown pemerintah AS, para trader cenderung mengambil posisi yang lebih hati-hati.

Pasar derivatif juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan open interest naik menjadi US$43,6 miliar. Data opsi juga mencerminkan pemulihan kepercayaan pasar, dengan put skew dan eksposur BTC/ETH yang kembali seimbang.

Meskipun Bitcoin masih perlu menembus level US$115.000 untuk mengonfirmasi tren kenaikan, pasar mulai bersiap menyambut potensi reli musiman "Uptober".

Tinggalkan komentar

Related Post