KreAsik – 10 Juni 2026 | Investor-investor institusional telah meningkatkan posisi taruhan lawan yen Jepang (JPY) menjadi $11 miliar, tingkat teratas sejak bulan Juli 2024. Hal ini menunjukkan bahwa investor-investor tersebut berpikir bahwa yen akan melemah lebih lanjut, meskipun pemerintah Jepang telah melakukan intervensi untuk mencegahnya.
Berdasarkan data terbaru, posisi taruhan lawan yen telah meningkat $5 miliar dalam tiga minggu terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa investor-investor tersebut masih memiliki keyakinan bahwa yen akan melemah lebih lanjut.
Pemerintah Jepang telah melakukan intervensi untuk mencegah yen melemah, tetapi upaya tersebut telah gagal. Pada akhir April, yen telah melemah hingga 160 per dolar, dan pemerintah Jepang telah melakukan intervensi untuk mencegahnya.
Baca Juga:
Tokyo telah mengeluarkan 11,73 triliun yen, atau sekitar $73,6 miliar, untuk mencegah yen melemah. Namun, upaya tersebut telah gagal, dan yen telah kembali melemah.
Finance Minister Satsuki Katayama telah mengatakan bahwa pemerintah Jepang tetap siap untuk melakukan intervensi jika perlu.
Perbankan Jepang akan berdiskusi pada tanggal 16 Juni dan mungkin meningkatkan suku bunga menjadi 1%. Jika hal ini terjadi, perbedaan suku bunga antara Jepang dan Amerika Serikat akan menurun, dan hal ini dapat berdampak pada posisi taruhan lawan yen.
Para analis keuangan telah mengatakan bahwa posisi taruhan lawan yen adalah tanda bahwa investor-investor tersebut berpikir bahwa yen akan melemah lebih lanjut.
Para investor-investor harus hati-hati dalam melakukan investasi di pasar valuta asing, karena perubahan suku bunga dan perbedaan suku bunga antara negara-negara dapat mempengaruhi nilai mata uang.




