KreAsik – 10 Juni 2026 | Perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, BlackRock, baru-baru ini melakukan transaksi yang menarik di pasar kripto. Mereka menjual 3.671 Bitcoin senilai sekitar $230 juta dan membeli 10.566 Ethereum senilai sekitar $17,71 juta. Transaksi ini terjadi pada saat volatilitas pasar kripto yang tinggi, dengan outflow dana besar dari produk ETF BlackRock.
Penjualan Bitcoin dan pembelian Ethereum oleh BlackRock ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik transaksi ini. Apakah BlackRock mencoba mengurangi risiko ataukah mereka melihat peluang baru di pasar kripto? Transaksi ini juga menunjukkan bahwa BlackRock secara aktif mengelola portofolio aset digital mereka, bukan hanya memegangnya secara pasif.
Outflow dana dari ETF kripto BlackRock juga menarik perhatian. Pada tanggal 1 Juni, iShares Bitcoin Trust (IBIT) kehilangan $440,3 juta dalam satu hari, memimpin outflow dana dari seluruh segmen ETF Bitcoin. Tekanan ini semakin besar pada tanggal 3 Juni, ketika IBIT kehilangan $342,3 juta lagi, memperpanjang outflow dana menjadi 13 hari berturut-turut.
Baca Juga:
Namun, pada tanggal 4 Juni, IBIT mencatat inflow dana sebesar $47,66 juta, mengakhiri outflow dana selama 13 hari. Sementara itu, ETF Ethereum BlackRock (ETHA) juga mencatat inflow dana sebesar $19,3 juta, mengakhiri outflow dana selama 17 hari.
Transaksi BlackRock ini menunjukkan bahwa mereka secara aktif mengelola portofolio aset digital mereka dan mencari peluang baru di pasar kripto. Mereka juga menunjukkan bahwa outflow dana dari ETF kripto tidak selalu berarti bahwa pasar kripto sedang mengalami penurunan.
Harga Bitcoin dan Ethereum saat ini juga menarik perhatian. Bitcoin berada di sekitar $62.300 setelah turun di bawah $60.000 pada akhir pekan lalu. Sementara itu, Ethereum berada di sekitar $1.668 setelah mengalami penurunan tajam di bawah level $2.000.
Transaksi BlackRock ini menunjukkan bahwa mereka memiliki strategi yang matang dalam mengelola portofolio aset digital mereka. Mereka tidak hanya memegang aset digital secara pasif, tetapi juga secara aktif mencari peluang baru dan mengurangi risiko.
Kesimpulan dari transaksi BlackRock ini adalah bahwa mereka secara aktif mengelola portofolio aset digital mereka dan mencari peluang baru di pasar kripto. Mereka juga menunjukkan bahwa outflow dana dari ETF kripto tidak selalu berarti bahwa pasar kripto sedang mengalami penurunan. Dengan demikian, transaksi BlackRock ini dapat menjadi inspirasi bagi investor lain untuk secara aktif mengelola portofolio aset digital mereka dan mencari peluang baru di pasar kripto.




