Kreasik — Dogecoin (DOGE), aset kripto berbasis meme, kembali mencuri perhatian pasar setelah berhasil menembus level psikologis US$0,30. Kenaikan ini memicu optimisme di kalangan investor, bahkan trader kawakan Peter Brandt menyebutnya sebagai “breakout besar” yang berpotensi membuka jalan menuju level tertinggi baru tahun ini.
Brandt, melalui platform X, menekankan bahwa kembalinya DOGE di atas US$0,30 merupakan sinyal teknikal yang signifikan. Level ini sebelumnya menjadi resistensi kuat, dan keberhasilan menembusnya mengindikasikan potensi reli yang lebih besar.
Data dari TradingView menunjukkan DOGE telah melonjak 11% dalam 24 jam terakhir, menembus US$0,3 dengan volume perdagangan yang signifikan. Momentum positif ini juga didukung oleh sentimen pasar yang lebih luas terhadap aset kripto.
Kenaikan harga Dogecoin terjadi menjelang peluncuran ETF (Exchange Traded Fund) DOGE pertama di dunia oleh REX-Osprey. ETF ini diharapkan dapat membuka pintu bagi adopsi institusional yang lebih luas terhadap Dogecoin, mengubah persepsi publik dari sekadar koin meme menjadi aset yang lebih serius.
Analis kripto Javon Marks memprediksi bahwa penembusan level US$0,30 dapat mendorong DOGE menuju target US$0,6533, yang berarti potensi kenaikan lebih dari 100% dari harga saat ini. Jika target ini tercapai, DOGE akan mendekati rekor tertinggi sepanjang masanya di US$0,73, yang terakhir kali disentuh pada puncak hype tahun 2021.
Sementara itu, analis Ali Martinez menyatakan bahwa Dogecoin masih berada di zona beli meskipun telah mengalami lonjakan harga. Ia bahkan menambahkan bahwa breakout bullish berikutnya akan sangat eksplosif.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau perdagangan. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian finansial. Lakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul akibat keputusan investasi Anda.
Tinggalkan komentar