Binance delisting mengguncang pasar: 6 altcoin anjlok tajam

Author Image

Terbit

28 April 2026, 04:49 WIB

Binance delisting mengguncang pasar: 6 altcoin anjlok tajam
Binance delisting mengguncang pasar: 6 altcoin anjlok tajam

KreAsik – 28 April 2026 | Binance, salah satu bursa kripto terbesar dunia, mengumumkan rencana delisting enam token pada 23 April. Keputusan ini memicu penurunan nilai yang signifikan pada masing‑masing aset yang terdampak, menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan menyoroti prosedur evaluasi berkelanjutan yang diterapkan bursa tersebut.

Delisting mencakup token Beefy.Finance (BIFI), FIO Protocol (FIO), FunToken (FUN), Measurable Data Token (MDT), Orchid (OXT), dan Wanchain (WAN). Binance menegaskan bahwa proses peninjauan rutin meliputi aktivitas pengembangan, volume perdagangan, keamanan jaringan, serta komitmen tim. Ketika sebuah aset tidak lagi memenuhi standar yang ditetapkan atau kondisi pasar berubah, bursa dapat melakukan peninjauan mendalam dan berpotensi menghapusnya dari daftar.

Reaksi pasar langsung terasa setelah pengumuman pada 9 April. Token FUN mengalami penurunan paling tajam, sebesar 27,93% dalam hitungan menit, diikuti MDT dengan penurunan 22,79% dan FIO turun 20,51%. BIFI melambat dengan penurunan 8,93%, OXT turun 13,42%, dan WAN mencatat penurunan paling ringan yaitu 1,24%. Penurunan tajam ini mencerminkan sensitivitas trader terhadap sinyal delisting, terutama pada aset dengan likuiditas lebih rendah.

Token Penurunan (%)
FUN 27,93
MDT 22,79
FIO 20,51
OXT 13,42
BIFI 8,93
WAN 1,24

Keputusan ini merupakan gelombang kedua delisting yang dilakukan Binance pada bulan April. Pada awal bulan, tepatnya 1 April, Binance juga menghapus delapan token, termasuk Loopring (LRC) dan Radiant Capital (RDNT), yang kemudian mengalami penurunan dua digit setelah pengumuman. Pola serupa menunjukkan bahwa Binance secara konsisten menegakkan standar yang ketat untuk melindungi pengguna dan menjaga integritas pasar.

Beberapa token yang baru saja di‑delist sebelumnya telah diberi label peringatan oleh Binance. Pada Juni 2025, BIFI dan MDT dimasukkan ke dalam kategori “Monitoring Tag” yang menandakan risiko tinggi. Pada Maret 2026, FUN dan OXT juga menerima label peringatan serupa. Label ini berfungsi untuk memberi sinyal kepada investor bahwa token tersebut menunjukkan volatilitas yang lebih besar dibandingkan rekan sekelasnya. Binance kemudian meninjau token‑token berlabel tersebut secara berkala dan dapat mengambil keputusan delisting bila standar tidak terpenuhi.

Strategi peninjauan rutin Binance mencerminkan upaya industri kripto untuk mengadopsi praktik tata kelola yang lebih baik. Dengan menilai faktor‑faktor seperti keamanan jaringan, aktivitas pengembangan, dan volume perdagangan, bursa berupaya memastikan bahwa hanya aset yang memenuhi kriteria kualitas tinggi yang tetap diperdagangkan. Pendekatan ini tidak hanya melindungi investor dari potensi penipuan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar secara keseluruhan.

Namun, dampak langsung pada harga menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara regulasi internal dan kebebasan pasar. Investor yang memegang token yang akan di‑delist biasanya terpaksa menjual dalam tekanan, yang dapat memperparah penurunan harga. Di sisi lain, kebijakan tersebut memberi sinyal kuat bahwa bursa tidak akan menoleransi proyek yang tidak memenuhi standar, yang pada jangka panjang dapat meningkatkan kualitas ekosistem kripto.

Pengamat pasar memperkirakan bahwa langkah Binance delisting ini dapat memicu tindakan serupa dari bursa lain, terutama yang memiliki basis pengguna serupa. Jika tren ini berlanjut, para proyek kripto kemungkinan akan lebih memperhatikan aspek tata kelola, keamanan, dan transparansi untuk menghindari risiko delisting yang dapat merusak reputasi dan likuiditas mereka.

Secara keseluruhan, peristiwa ini menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan adaptasi terhadap dinamika pasar yang cepat berubah. Investor disarankan untuk selalu memperhatikan sinyal peringatan, mengevaluasi fundamental proyek, dan tidak hanya bergantung pada popularitas semata. Dengan mengedepankan pendekatan yang cermat, para pelaku pasar dapat mengurangi risiko kerugian signifikan akibat keputusan delisting yang mendadak.

Related Post

Terbaru