Trump Desak Audit Fort Knox Setelah Mantan Pejabat CIA Dituduh Mencuri Emas

Author Image

Terbit

1 Juni 2026, 11:19 WIB

Trump Desak Audit Fort Knox Setelah Mantan Pejabat CIA Dituduh Mencuri Emas
Trump Desak Audit Fort Knox Setelah Mantan Pejabat CIA Dituduh Mencuri Emas

KreAsik – 01 Juni 2026 | Donald Trump kembali meminta agar dilakukan audit fisik terhadap Fort Knox setelah seorang mantan pejabat senior CIA dituduh mencuri lebih dari 300 batang emas senilai lebih dari $40 juta dari pemerintah federal.

kasus ini memicu peningkatan pengawasan terhadap cara Amerika Serikat melacak dan memverifikasi cadangan emasnya. Fort Knox belum pernah menjalani audit independen sejak 1974.

David Rush, mantan pejabat senior CIA dengan clearance rahasia tingkat atas, ditangkap pada 19 Mei dan dituduh melakukan pencurian uang publik, menurut pengajuan pengadilan federal di Virginia.

Antara November dan Maret, Rush meminta dan menerima sejumlah besar batang emas dan mata uang asing untuk biaya kerja, menurut affidavit FBI. Namun, niatnya untuk menggunakan dana tersebut tidak jelas.

Agen federal menyita lebih dari 300 batang emas senilai lebih dari $40 juta, sekitar $2 juta dalam mata uang AS, dan 35 jam tangan mewah dari rumahnya pada 18 Mei. Ia ditangkap keesokan harinya.

FBI, bekerja sama dengan CIA dan Departemen Kehakiman, menentukan bahwa ada kemungkinan Rush telah mencuri dan mengubah barang milik pemerintah untuk kepentingan pribadi. Pengacaranya menolak untuk mengomentari.

Penyelidik juga menemukan bahwa Rush telah memalsukan latar belakang profesionalnya, termasuk klaim palsu bahwa ia adalah seorang pilot Angkatan Laut dan memiliki gelar dari dua universitas.

Trump meminta agar Fort Knox diinspeksi. Dalam postingan di Truth Social, ia menghubungkan kasus ini dengan pertanyaan tentang audit Fort Knox yang telah dia angkat sejak awal 2025.

Negara-negara dengan cadangan emas terbesar di dunia (Desember 2025) adalah China, Jerman, Italia, Prancis, dan Amerika Serikat.

Gudang Fort Knox menyimpan sekitar 147 juta ons emas, sekitar 59% dari cadangan emas resmi AS, dengan nilai sekitar $700 miliar. Skala cadangan ini telah meningkatkan minat dalam pasar kripto emas yang diterbitkan, yang mendapatkan momentum selama rally emas 2026.

Menteri Keuangan Scott Bessent telah menolak kekhawatiran ini, mengatakan bahwa semua emas ada dan Departemen Keuangan melakukan audit internal tahunan. Ia telah mengundang setiap anggota Kongres untuk mengunjungi dan memverifikasi.

Tidak ada otoritas yang mengumumkan timeline inspeksi formal. Departemen Efisiensi Pemerintah, yang sebelumnya mengapungkan ide audit, belum mengikuti dengan rencana konkrit.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pemerintah federal melindungi asetnya dan apakah ada kelemahan dalam sistem keamanan yang dapat dieksploitasi oleh pejabat yang tidak bertanggung jawab.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada beberapa kasus pejabat pemerintah yang terlibat dalam skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Kasus ini menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa pemerintah federal perlu meningkatkan upaya untuk melindungi asetnya dan memastikan bahwa pejabat yang tidak bertanggung jawab tidak dapat menyalahgunakan kekuasaan mereka. Ini dapat dilakukan dengan meningkatkan transparansi, memperkuat sistem keamanan, dan meningkatkan akuntabilitas dalam pemerintahan.

Related Post

Terbaru