KreAsik – 08 Juni 2026 | SpaceX, perusahaan roket yang didirikan oleh Elon Musk, akan segera melakukan penawaran saham perdana (IPO) yang sangat besar. IPO ini diperkirakan akan menghasilkan dana sebesar $75 miliar dan menilai perusahaan sekitar $1,77 triliun. Namun, para ahli memperingatkan bahwa IPO ini mungkin tidak akan membawa keuntungan yang signifikan bagi investor biasa.
Salah satu karyawan SpaceX, Juan Hernandez, seorang pengelas yang berasal dari Meksiko, telah memperoleh saham perusahaan sejak 2015. Saat ini, sahamnya bernilai sekitar $880.000. Hernandez bergabung dengan SpaceX sebagai kontraktor dan kemudian menjadi karyawan tetap, menerima saham yang bernilai sekitar $10.000. Ia kemudian membeli lebih banyak saham melalui potongan gaji.
Justin Lopas, co-founder dan COO Base Power, yang juga merupakan mantan karyawan SpaceX, mengatakan bahwa sebagian besar pekerja pengelas dan teknisi di SpaceX akan menjadi miliuner setelah IPO. Namun, ia juga memperingatkan bahwa investor luar mungkin akan menghadapi kesulitan dalam membeli saham karena aturan akses ritel Fidelity.
Baca Juga:
Joshua Roberts, koresponden pasar modal di The Economist, mengingatkan bahwa IPO seringkali mengecewakan investor biasa. Ia mengatakan bahwa IPO cenderung underperform dibandingkan dengan pasar lainnya dalam jangka panjang. Penelitian oleh professor Jay Ritter dari University of Florida juga menunjukkan bahwa perusahaan yang melakukan IPO cenderung underperform dibandingkan dengan pasar lainnya dalam tiga tahun setelah listing.
Index provider juga berencana untuk memasukkan saham SpaceX ke dalam benchmark dalam waktu singkat, sehingga dana indeks mungkin akan membeli saham tersebut saat masih volatil. Namun, aturan eksklusi S&P 500 masih menyimpan SpaceX dari indeks tersebut untuk sementara waktu.
Para ahli juga mempertanyakan valuasi SpaceX yang mencapai $1,77 triliun, yang setara dengan sekitar 90 kali penjualan tahunan. Mereka khawatir bahwa valuasi ini terlalu tinggi dan mungkin tidak akan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Untuk pekerja seperti Hernandez, keuntungan dari IPO ini sudah cukup aman. Namun, bagi pembeli baru, minggu-minggu mendatang akan menunjukkan apakah IPO terbesar dalam sejarah dapat membantah jejak catatan lemah kelas aset ini.
IPO SpaceX ini tentu saja akan menjadi salah satu yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, investor harus tetap waspada dan tidak terlalu bersemangat dengan prospek keuntungan yang besar. Mereka harus mempertimbangkan risiko yang terkait dengan investasi ini dan melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan.




