KreAsik – 18 Juni 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mendukung perjanjian Iran dipengaruhi oleh kinerja pasar saham. Menurut Trump, setiap kali terdapat kemajuan dalam perundingan, harga saham meningkat, dan setiap kali perundingan terhambat, harga saham jatuh. Ini menunjukkan bahwa pasar saham bereaksi terhadap setiap sinyal yang keluar dari perundingan.
Trump membuat pernyataan ini dalam sebuah konferensi G7 di Prancis, beberapa jam setelah mengumumkan perjanjian dengan Iran. Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga saham merupakan bukti bahwa perjanjian tersebut efektif dan merupakan alasan ia memilih untuk bernegosiasi daripada melanjutkan serangan.
Trump juga mengatakan bahwa pasar saham tetap stabil selama serangan terhadap Iran, yang menurutnya menunjukkan bahwa perekonomian Amerika Serikat sangat tangguh. Ia juga membandingkan keputusannya dengan keputusan presiden sebelumnya, Herbert Hoover, yang menaikkan pajak dan suku bunga terlalu cepat, sehingga menyebabkan Depresi Besar.
Baca Juga:
Trump yakin bahwa perjanjian dengan Iran akan terus meningkatkan harga saham dan perekonomian dunia. Ia juga memprediksi bahwa harga energi akan turun dan lalu lintas di Selat Hormuz akan kembali normal, sehingga meningkatkan kemakmuran dunia.
Bagi mata uang kripto, seperti Bitcoin, perjanjian ini juga dapat memiliki dampak positif. Bitcoin telah meningkatkan nilainya setelah perjanjian tersebut diumumkan, dan beberapa analis memprediksi bahwa harga Bitcoin akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor.
Dalam kesimpulan, keputusan Trump untuk mendukung perjanjian Iran dipengaruhi oleh kinerja pasar saham dan keinginannya untuk meningkatkan perekonomian Amerika Serikat. Perjanjian ini dapat memiliki dampak positif bagi perekonomian dunia dan mata uang kripto, tetapi masih banyak ketidakpastian yang perlu diatasi.




