Iran Sangkal Klaim Trump tentang Waktu Penandatanganan Perjanjian Damai

Author Image

Terbit

14 Juni 2026, 17:20 WIB

Iran Sangkal Klaim Trump tentang Waktu Penandatanganan Perjanjian Damai
Iran Sangkal Klaim Trump tentang Waktu Penandatanganan Perjanjian Damai

KreAsik – 14 Juni 2026 | Iran telah membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa perjanjian damai akan ditandatangani pada hari Minggu. Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyebut timeline yang diberikan oleh Trump sebagai tidak benar dan menyatakan bahwa kerangka perjanjian masih belum selesai.

Konflik ini muncul ketika kedua belah pihak menunjukkan bahwa perjanjian damai yang lebih luas sudah dekat, yang akan menggantikan gencatan senjata yang rapuh selama 60 hari.

Trump menyatakan pada platform Truth Social bahwa perjanjian akan ditandatangani pada hari Minggu dan bahwa Selat Hormuz akan dibuka untuk semua lalu lintas segera setelah itu.

Namun, Tehran dengan cepat membantah klaim tersebut. Sumber yang dikutip oleh Fars News Agency Iran menyebut laporan tentang perjanjian yang sudah final pada hari Minggu sebagai tidak benar.

IRGC menjelaskan bahwa timeline yang diberikan oleh Trump adalah sebuah tes untuk tim negosiasi Iran dan menyatakan bahwa memorandum belum final. Mereka juga menyebut bahwa keteguhan Trump mungkin terkait dengan ulang tahunnya, yang jatuh pada hari Minggu, dan bahwa ini mungkin sebuah motif publisitas.

Pasar minyak dan kripto juga bereaksi terhadap berita ini. Harga minyak dapat turun jika perjanjian damai ditandatangani, karena ini akan mengurangi kekhawatiran tentang pasokan minyak. Sementara itu, pasar kripto juga menunjukkan reaksi positif, dengan harga Bitcoin meningkat sekitar 1,56% dalam 24 jam terakhir.

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa masih banyak ketidakpastian tentang waktu penandatanganan perjanjian damai antara Iran dan Amerika Serikat. Kedua belah pihak masih harus menyelesaikan beberapa masalah penting sebelum perjanjian dapat ditandatangani.

Related Post

Terbaru