Ledakan hebat menghantam Aeon Mall di Kumamoto hanya 30 menit setelah gempa magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kyushu pada 28 Juli 2026. Korban tertimbun di reruntuhan pusat belanja dua lantai memicu operasi penyelamatan mendesak di tengah malam.
Inti artikel
- Ledakan hebat menghantam Aeon Mall di Kumamoto hanya 30 menit setelah gempa magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kyushu pada 28 Juli 2026
- Korban tertimbun di reruntuhan pusat belanja dua lantai memicu operasi penyelamatan mendesak di tengah malam
- Empat orang berhasil dievakuasi hidup dari puing
Empat orang berhasil dievakuasi hidup dari puing. Tim gabungan masih mencari sepuluh orang yang diduga terperangkap di sisi bangunan yang ambruk parah.
Baca Juga:
Kronologi Gempa M7.1 hingga Ledakan di Mall
Gempa M7.1 berpusat 20 kilometer selatan kota Kumamoto pada Selasa malam. Getaran kuat merusak bangunan di kota berpenduduk 700.000 jiwa itu.
Tiga puluh menit berselang ledakan mengguncang Aeon Mall. Salah satu sisi gedung ambruk dan menimbun pengunjung serta staf di dalamnya.
Otoritas menduga kebocoran gas memicu ledakan. Asap abu tebal membumbung tinggi dan terdengar hingga jarak jauh.
Saksi Melihat Asap Abu dan Ledakan 30 Menit Pasca Gempa
Kazuya Tsurunaga yang duduk di bar dekat mall menjadi saksi langsung. Ia melihat asap abu mirip erupsi gunung berapi keluar dari bangunan sebelum ledakan menggelegar.
Warga sekitar panik berlarian ke area terbuka. Getaran susulan masih terasa saat asap menyelimuti kawasan perbelanjaan.
Suara ledakan menggetarkan jendela rumah di radius beberapa kilometer. Banyak orang mengira ada erupsi gunung berapi setempat.
Tim Penyelamat Evakuasi 4 Orang dari Reruntuhan
Sebanyak 3.600 personel gabungan termasuk Pasukan Bela Diri Jepang dikerahkan ke lokasi. Mereka didukung 20 unit pesawat untuk pencarian dari udara.
Empat korban berhasil ditarik keluar dari reruntuhan mall yang rusak parah. Operasi berlanjut di malam hari demi menemukan sepuluh orang yang masih hilang.
Laporan Kreasik mencatat akses masuk sangat sulit karena struktur gedung dua lantai sudah goyah. Prioritas utama tetap meminimalkan korban jiwa.
Dampak Ledakan ke Pabrik dan Industri Jepang
Ledakan merusak cerobong pabrik Nippon Paper Industries di dekat mall. Operasi pabrik kertas itu terhenti total sejak malam kejadian.
Toyota dan Honda menghentikan sementara produksi di pabrik Kyushu. Karyawan dievakuasi demi keselamatan kerja.
Dampak ekonomi merambat ke rantai pasok otomotif nasional. Konteks gempa serupa di wilayah yang sama satu dekade lalu menewaskan 273 orang dan menghancurkan infrastruktur luas.
Analisis Kreasik menyoroti kerentanan pabrik besar di zona rawan gempa. Evakuasi karyawan menjadi langkah pertama untuk mencegah korban tambahan.
Peringatan Tsunami dan Gempa Susulan M6.0
Otoritas Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk pesisir Kyushu. Sekitar 300.000 warga dievakuasi ke dataran tinggi.
Listrik padam di 45.000 rumah tangga. Gempa susulan magnitudo 6,0 masih mengguncang beberapa jam kemudian.
Layanan Shinkansen dan bandara setempat sempat terganggu total. Pemerintah terus menilai kerusakan di kawasan industri dan permukiman.






