KreAsik – 23 Juni 2026 | Presiden Donald Trump baru saja menandatangani dua perintah eksekutif quantum yang bertujuan untuk mendorong lembaga-lembaga federal menggunakan enkripsi yang tahan quantum dan mengembangkan komputer quantum yang lebih kuat.
Perintah ini mempercepat deadline yang sebelumnya ditetapkan pada tahun 2035 menjadi tahun 2031. Lembaga-lembaga federal harus menggunakan enkripsi post-quantum untuk pembentukan kunci oleh akhir tahun 2030, sedangkan sistem-sistem yang berdampak tinggi harus beralih ke standar baru oleh akhir tahun 2031.
Perintah ini juga menugaskan Departemen Perdagangan dan NIST untuk melaksanakan proyek migrasi pilot. Sistem-sistem federal harus beralih oleh akhir tahun 2027, sedangkan CISA mendukung operator infrastruktur kritis.
Baca Juga:
Perintah lain yang berjudul "Membuka Era Baru Inovasi Quantum" meluncurkan dorongan nasional untuk mengembangkan komputer quantum yang dapat menangani pekerjaan ilmiah besar. Perintah ini juga mendanai pengembangan sensor dan jaringan quantum selama lima tahun ke depan.
Resiko yang disebut "panen sekarang, dekripsi nanti" adalah ancaman bagi keamanan kripto. Lawan dapat menyimpan data terenkripsi hari ini dan mencoba membukanya ketika mesin quantum matang.
Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menggunakan tanda tangan elliptic-curve untuk mengamankan kepemilikan. Komputer quantum yang cukup besar dapat menghasilkan kunci privat dari kunci publik.
NIST telah menetapkan tiga standar post-quantum pada tanggal 13 Agustus 2024, termasuk ML-DSA untuk tanda tangan digital. Kontributor Bitcoin telah mengusulkan rencana migrasi quantum dan fork lunak quantum-aman untuk mengadopsi standar baru.
Kesimpulan dari perintah eksekutif ini adalah bahwa pemerintah Amerika Serikat serius dalam mengembangkan teknologi quantum dan meningkatkan keamanan kripto. Deadline yang ditetapkan oleh perintah ini memberikan waktu yang cukup bagi pengembang untuk merespons dan mengembangkan solusi yang aman.




