KreAsik – 25 Juni 2026 | Bank Standard Chartered baru-baru ini merilis laporan yang memprediksi harga Aave (AAVE) akan meningkat hingga $3.500 pada tahun 2030. Prediksi ini berarti harga AAVE akan meningkat sekitar 50 kali lipat dari harga saat ini. Laporan ini juga menyebutkan bahwa AAVE memiliki potensi untuk mengalahkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) dalam hal pertumbuhan harga.
Prediksi ini juga didukung oleh data bahwa deposito AAVE telah mencapai $12 miliar, meskipun masih di bawah puncaknya yang mencapai $30 miliar pada 2025. Kendrick juga menyebutkan bahwa yang terburuk telah berlalu dan AAVE telah pulih dari serangan yang terjadi pada April lalu.
Salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan AAVE adalah kemampuan protocol ini untuk mengizinkan lembaga keuangan untuk memposting aset tokenized sebagai jaminan dan meminjam stablecoin melawan aset tersebut. Ini membuka peluang besar bagi AAVE untuk berkembang dan meningkatkan nilai tokenized aset yang aktif di DeFi.
Baca Juga:
Pendiri AAVE, Stani Kulechov, juga menyebutkan bahwa tokenized real-world assets (RWAs) adalah peluang terbesar bagi AAVE. Ia juga menyebutkan bahwa AAVE telah membuat kemajuan signifikan dalam mengembangkan platform ini dan meningkatkan nilai aset yang dikelola.
Meskipun demikian, masih ada risiko yang perlu dihadapi, seperti regulasi yang lebih ketat dan persaingan dari platform lain. Namun, dengan kemampuan AAVE untuk mengembangkan teknologi dan meningkatkan nilai aset, prediksi harga $3.500 pada 2030 tidak mustahil untuk tercapai.
Untuk mencapai target ini, AAVE perlu terus mengembangkan teknologi dan meningkatkan nilai aset yang dikelola. Selain itu, perlu juga meningkatkan kesadaran dan kepercayaan investor terhadap platform ini. Dengan demikian, AAVE dapat terus berkembang dan meningkatkan harga tokennya.




