Perundingan AS-Iran Gagal, Pasar Bitcoin dan Minyak Siap Menghadapi Black Monday

Author Image

Terbit

22 Juni 2026, 15:19 WIB

Perundingan AS-Iran Gagal, Pasar Bitcoin dan Minyak Siap Menghadapi Black Monday
Perundingan AS-Iran Gagal, Pasar Bitcoin dan Minyak Siap Menghadapi Black Monday

KreAsik – 22 Juni 2026 | Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang diselenggarakan di Swiss gagal, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya Black Monday di pasar Bitcoin dan minyak. Delegasi Iran meninggalkan pertemuan sebagai bentuk protes atas ancaman baru dari Presiden Donald Trump.

Pertemuan yang diadakan di resor Bürgenstock di Swiss tersebut bertujuan untuk memperbarui gencatan senjata yang akan berakhir pada 17 Juni. Namun, delegasi Iran menolak untuk berfoto bersama dan meninggalkan pertemuan, seperti dilaporkan oleh media negara.

Presiden Trump telah mengancam bahwa dia akan menyerang Iran jika negara tersebut melanjutkan aksi-aksinya melalui proxy di Lebanon. Ia juga mengancam bahwa pejabat Iran tidak akan dapat kembali ke rumah jika Tehran menutup Selat Hormuz.

Ancaman tersebut memiliki dampak yang signifikan karena sekitar 20 juta barel minyak melewati selat tersebut setiap hari, yang merupakan sekitar 20% dari konsumsi minyak global, menurut laporan EIA. Meskipun demikian, selat tersebut tetap terbuka selama konflik sebelumnya.

Harga minyak mentah Brent telah turun ke sekitar $80 per barel pada minggu sebelumnya, tetapi kini harga tersebut diperkirakan akan naik kembali akibat kegagalan perundingan. Sementara itu, harga Bitcoin tetap stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh kejadian tersebut.

Bitcoin dan Ethereum, dua cryptocurrency terbesar, tetap stabil pada hari Minggu, dengan harga masing-masing sekitar $64.181 dan $1.730. Namun, kekhawatiran akan terjadinya Black Monday masih tetap, terutama karena pasar cryptocurrency tidak memiliki mekanisme pengereman seperti yang ada di pasar saham.

Jika terjadi penurunan harga yang signifikan, maka pasar cryptocurrency tidak akan memiliki pause atau penghentian sementara. Hal ini telah menyebabkan kekhawatiran di antara para investor dan pedagang.

Kesimpulan, kegagalan perundingan antara AS dan Iran telah meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya Black Monday di pasar Bitcoin dan minyak. Meskipun harga Bitcoin tetap stabil, namun kekhawatiran akan terjadinya penurunan harga yang signifikan masih tetap, terutama karena pasar cryptocurrency tidak memiliki mekanisme pengereman seperti yang ada di pasar saham.

Related Post

Terbaru