Justin Sun Gugat World Liberty Financial: Sengketa Token WLFI di Pengadilan AS

Author Image

Terbit

27 April 2026, 23:03 WIB

Justin Sun Gugat World Liberty Financial: Sengketa Token WLFI di Pengadilan AS
Justin Sun Gugat World Liberty Financial: Sengketa Token WLFI di Pengadilan AS

KreAsik – 27 April 2026 | Tron founder Justin Sun mengajukan gugatan ke pengadilan federal California melawan World Liberty Financial (WLFI), sebuah proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang ia nilai telah melakukan penipuan dan menahan tokennya secara tidak sah.

Gugatan tersebut menuduh WLFI secara sengaja memanipulasi proses investasi, membekukan lebih dari 540 juta token WLFI yang tidak terkunci serta 2,4 miliar token yang terkunci, dan mengancam akan menghancurkan token tersebut secara permanen. Menurut dokumen hukum, Sun menuntut agar pihak penggugat menghentikan praktik pembekuan, membayar ganti rugi, serta melarang WLFI melakukan “burn” atau penghancuran tokennya.

Sejarah hubungan antara Justin Sun dan World Liberty Financial dimulai pada akhir 2024, ketika Sun menanamkan dana sebesar US$30 juta ke dalam proyek tersebut sebelum peluncuran token. Investasi itu kemudian berkembang menjadi posisi sekitar US$75 juta, dan Sun pun ditunjuk sebagai penasihat resmi proyek.

Pada bulan September, Sun mengonfirmasi bahwa WLFI telah menambahkan dompetnya ke daftar hitam (blacklist). Tindakan tersebut menyebabkan pembekuan token yang sebelumnya berada di dompet Sun, yang berisi total lebih dari tiga miliar token WLFI. Penjelasan resmi WLFI menyatakan bahwa pembekuan tersebut merupakan langkah keamanan rutin, bukan tindakan khusus yang ditujukan pada Sun.

Namun, nilai token yang terkunci milik Sun menurun sekitar US$60 juta akibat penurunan harga WLFI yang tajam. Sun menuding bahwa WLFI menyematkan fungsi “backdoor” dalam kontrak token yang memungkinkan tim proyek untuk secara sepihak memblokir, membatasi, bahkan menyita hak kepemilikan token investor.

Sun menyatakan dalam pernyataannya bahwa ia telah berupaya menyelesaikan masalah secara damai dengan tim WLFI, namun usahanya ditolak. Ia menegaskan bahwa pihak proyek menolak mencabut pembekuan token serta mengembalikan hak suara dalam proposal tata kelola, sehingga litigasi menjadi satu-satunya pilihan yang tersisa.

Dalam dokumen gugatan, Sun dan entitas terkait menuduh WLFI melakukan pelanggaran kontrak, penipuan, dan konversi (conversion). Mereka menuntut agar pengadilan memerintahkan WLFI mencabut pembekuan token, membayar kerugian yang akan ditentukan di pengadilan, serta melarang proyek tersebut melakukan tindakan “burn” atau manipulasi lain terhadap token Sun.

Selain menuntut pemulihan hak milik, Sun juga menyoroti dukungan politiknya kepada Presiden Trump dan agenda pro-kripto pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa perselisihan ini lebih merupakan masalah internal tim WLFI daripada kebijakan pemerintah.

Kasus ini menandai eskalasi formal dalam pertarungan yang telah berlangsung selama berbulan‑bulan antara Sun dan WLFI. Jika diputuskan, keputusan pengadilan dapat menjadi preseden penting terkait bagaimana lembaga peradilan AS menangani kontrol terpusat yang diterapkan dalam proyek DeFi yang mengklaim bersifat desentralisasi.

Para pengamat industri kripto memperkirakan bahwa hasil gugatan ini akan menarik perhatian regulator dan investor mengenai transparansi kontrak pintar, mekanisme pembekuan token, serta perlindungan hak pemegang token dalam ekosistem DeFi.

Sejauh ini, belum ada respons resmi dari pihak World Liberty Financial terkait gugatan tersebut, meski sebelumnya mereka menantang Sun untuk membawa permasalahan ini ke pengadilan. Pengembangan kasus ini akan terus dipantau, mengingat implikasinya yang luas bagi ekosistem kripto global.

Secara keseluruhan, gugatan yang diajukan oleh Justin Sun menggarisbawahi tantangan hukum yang dihadapi proyek DeFi yang mengimplementasikan kontrol sentralisasi pada token. Keputusan akhir akan menjadi indikator penting bagi regulator, pengembang, dan investor dalam menilai risiko dan kepastian hukum di pasar kripto.

Related Post

Terbaru