India Gold Discounts Widen to $19 as China Buying Streak Hits 20 Months: Tren Emas Asia yang Berbeda

Author Image

Terbit

11 Juli 2026, 00:31 WIB

India Gold Discounts Widen to $19 as China Buying Streak Hits 20 Months: Tren Emas Asia yang Berbeda
India Gold Discounts Widen to $19 as China Buying Streak Hits 20 Months: Tren Emas Asia yang Berbeda

KreAsik – 11 Juli 2026 | India Gold Discounts Widen to $19 as China Buying Streak Hits 20 Months menjadi topik hangat di pasar emas Asia. Penurunan harga emas di India mencapai $19 per ounce, sementara bank sentral China terus menambah cadangan emasnya, mencapai 20 bulan berturut-turut. Perbedaan ini menyoroti strategi emas yang berbeda di Asia, terutama antara India dan China.

Penurunan Harga Emas di India

Penurunan harga emas di India disebabkan oleh volatilitas yang tajam, sehingga mempengaruhi pembelian ritel. Banyak pembeli yang enggan untuk membeli emas karena harga yang tidak stabil. Sebagai gantinya, mereka lebih memilih untuk menukar perhiasan lama dengan yang baru, sehingga mengurangi kebutuhan akan emas baru. Hal ini menyebabkan diskon yang lebih dalam untuk emas di India.

China Terus Menambah Cadangan Emas

Bank sentral China terus menambah cadangan emasnya, mencapai 20 bulan berturut-turut. Ini menunjukkan upaya China untuk diversifikasi cadangan valuta asingnya. Total cadangan emas China sekarang mencapai sekitar 2.346 ton, yang masih di bawah 10% dari total cadangan valuta asing China. Pembelian emas yang stabil oleh China telah membantu menstabilkan harga emas, meskipun permintaan yang lebih luas telah melambat.

Hong Kong sebagai Pusat Emas Regional

Hong Kong telah meluncurkan sistem kliring pusat untuk emas dan menghidupkan kembali perdagangan futures berdenominasi dolar. Volume perdagangan kontrak baru ini telah mencapai rekor tertinggi, lebih dari dua kali lipat dari puncak sebelumnya pada tahun 2022. Langkah ini bertujuan untuk meneguhkan posisi Hong Kong sebagai pusat penyelesaian dan penetapan harga emas di Asia.

Kesimpulan

India Gold Discounts Widen to $19 as China Buying Streak Hits 20 Months menunjukkan perbedaan tren emas di Asia. Sementara India mengalami penurunan harga emas, China terus menambah cadangan emasnya. Hong Kong juga berupaya untuk menjadi pusat emas regional. Pembeli emas harus memantau perkembangan ini untuk memahami arah harga emas di masa depan.

Related Post

Terbaru