Ethereum Tertekan Jual, BlackRock Kembali Lepas Aset

Ines Feree

September 25, 2025

2
Min Read

Kreasik — Ethereum (ETH) kembali berada di bawah tekanan jual yang signifikan, dipicu oleh aksi pelepasan aset oleh investor institusional, sinyal teknikal yang kurang menggembirakan, dan sentimen pasar makro yang negatif. Data terbaru mengungkapkan bahwa ETF Ethereum mengalami arus keluar (outflow) harian sebesar US$ 108,31 juta pada hari Selasa, 23 September, menjadi salah satu penarikan terbesar yang tercatat pada bulan ini.

Menurut laporan dari Finbold.com, BlackRock, meskipun bukan penjual terbesar pada hari itu, tetap menjadi sorotan utama. Perusahaan investasi raksasa ini melepas 3.630 ETH senilai sekitar US$ 15,1 juta. Langkah ini menandai aksi jual pertama mereka dalam hampir satu minggu terakhir.

Ethereum Tertekan Jual, BlackRock Kembali Lepas Aset
Gambar Istimewa : cryptoharian.com

Sebelumnya, pada tanggal 17 September, BlackRock telah menjual lebih dari US$ 20 juta ETH. Bahkan, pada tanggal 10 September, perusahaan tersebut juga telah melepas lebih dari US$ 45 juta ETH. Hal ini mengindikasikan adanya pola penjualan besar mingguan yang mulai terbentuk.

Situasi semakin diperburuk dengan fakta bahwa tidak ada satupun ETF Ethereum yang mencatatkan arus masuk (inflow) pada hari tersebut. Ini menunjukkan bahwa para penerbit institusional memilih untuk mengambil posisi defensif, terutama dalam menghadapi volatilitas pasar yang meningkat.

Dari sisi harga, Ethereum diperdagangkan di sekitar US$ 4.180 pada saat penulisan artikel ini, turun lebih dari 7 persen dalam seminggu terakhir. Kapitalisasi pasarnya saat ini berada di angka US$ 504,52 miliar, sementara volume perdagangan harian anjlok lebih dari 12 persen menjadi US$ 33,45 miliar.

Data derivatif juga menggambarkan situasi yang tidak menentu. Dalam 24 jam terakhir (23 September), terjadi likuidasi posisi long ETH senilai US$ 45 juta di seluruh bursa. Open interest (OI) atau posisi terbuka juga turun menjadi US$ 12,77 miliar, menunjukkan penurunan kepercayaan investor. Tingkat pendanaan (funding rate) juga negatif, yang berarti trader yang melakukan short (bertaruh harga akan turun) membayar trader yang melakukan long (bertaruh harga akan naik).

Secara teknikal, tekanan jual telah menyebabkan Ethereum jatuh di bawah level support Fibonacci 78,6 persen di US$ 4.243 dan kini sedang menguji garis moving average 200 hari di kisaran US$ 3.411, yang merupakan level kritis untuk menjaga struktur jangka menengah. Indikator teknikal lainnya juga menunjukkan kelemahan yang ekstrem, dengan Relative Strength Index (RSI) yang berada di wilayah oversold.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.

Tinggalkan komentar

Related Post