Badai Likuidasi Hantam Ethereum Akankah Bangkit

Ines Feree

September 26, 2025

3
Min Read

Kreasik — Pasar kripto kembali bergejolak setelah Ethereum (ETH) menghadapi gelombang likuidasi masif, yang disebut-sebut sebagai yang terbesar sejak tahun 2021. Peristiwa ini memicu kerugian signifikan di pasar, menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah pergerakan aset digital terbesar kedua ini.

Dampak Instan Mengguncang Pasar

Badai Likuidasi Hantam Ethereum Akankah Bangkit
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Menurut laporan terbaru, pasar kripto secara keseluruhan menelan kerugian fantastis sebesar $1,53 miliar hanya dalam beberapa jam pada awal pekan ini, memperpanjang tren likuidasi kecil yang telah terjadi selama akhir pekan. Dari jumlah tersebut, Ethereum menanggung beban terberat dengan likuidasi mencapai sekitar $900 juta. Insiden ini mengakibatkan 404.386 pedagang terpaksa menutup posisi mereka, dengan posisi long pada ETH dan altcoin lainnya menjadi yang paling terdampak. Akibatnya, harga ETH sempat terperosok di bawah level $4.200, meskipun dominasinya di pasar tetap stabil di angka 12,8%. Kondisi ini juga membayangi pemulihan sektor DeFi dan pinjaman kripto yang baru saja menunjukkan tanda-tanda positif.

Ancaman Likuidasi Berlanjut dan Ketahanan Pasar

Skala likuidasi yang menimpa ETH kali ini merupakan yang terbesar dalam nilai nominal sejak Mei 2021. Namun, pasar menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan insiden serupa di masa lalu, di mana ETH pernah kehilangan 45% dari harga pasarnya. Meskipun likuidasi saat ini signifikan, penurunan harga yang terjadi relatif lebih terbatas.

Data dari Alphractal mengindikasikan bahwa baik Bitcoin (BTC) maupun Ethereum (ETH) masih dalam proses deleveraging, yang berarti potensi likuidasi tambahan masih mungkin terjadi. Likuidasi di sektor DeFi juga melonjak, meski dalam skala yang lebih kecil, dengan hampir $22 juta posisi pinjaman kripto dilikuidasi dalam sehari terakhir, di mana ETH dan WETH digunakan sebagai jaminan.

Aksi Jual Investor Besar Memicu Gejolak

Selama periode likuidasi ini, volume penjualan spot ETH relatif tenang, namun beberapa investor institusional atau "whale" terlihat melakukan aksi jual strategis atau bahkan panik. Salah satu whale dilaporkan memindahkan lebih dari $72 juta dalam bentuk ETH ke Binance sesaat sebelum pasar anjlok. Whale ini juga mengubah AETHWETH dari Aave menjadi ETH biasa, yang lebih mudah untuk dijual.

Pada hari yang sama ketika kerugian meningkat, whale lain menjual 1.000 ETH. Data on-chain lebih lanjut menunjukkan adanya potensi penjualan ETH dari dompet Binance, yang diduga bertujuan untuk menyerang posisi long. Dengan open interest ETH yang masih di atas $27 miliar, risiko likuidasi tambahan tetap tinggi jika terjadi penurunan harga lebih lanjut. Faktor utama di balik penurunan ETH ini disinyalir adalah likuidasi di Binance, di mana aksi jual besar-besaran memicu likuidasi berjenjang yang memengaruhi posisi beli dengan leverage tinggi.

Mampukah Ethereum Bangkit Kembali?

Saat ini, Ethereum berada di persimpangan jalan, mencoba bangkit dari titik terendah terbarunya. Beberapa analis memprediksi bahwa dalam jangka pendek, ETH akan berupaya merebut kembali titik tertinggi sepanjang masa dan bertahan di atas $5.000. Dalam penurunan sebelumnya, ETH kerap menunjukkan kemampuan untuk memulihkan tren umumnya dalam hitungan jam. Setelah likuidasi awal pekan ini, ETH memang sempat kembali naik di atas $4.200, menunjukkan momentum pasar yang masih ada.

Namun, sentimen investor, baik ritel maupun institusional, saat ini cenderung netral dengan sedikit kecenderungan bearish pasca-likuidasi. Berdasarkan posisi likuidasi yang tersedia, ETH masih berpotensi turun hingga $4.100 untuk menyerang trader yang mengambil posisi long. Di sisi lain, pemulihan juga dimungkinkan, dengan likuiditas short baru yang terakumulasi di level $4.400, menawarkan potensi kenaikan.

Kreasik.id senantiasa menyediakan informasi terkini seputar dunia kripto. Ikuti Google News Kreasik.id untuk mendapatkan pembaruan berita kripto dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli.

Tinggalkan komentar

Related Post