Ines Feree

Oktober 26, 2025

4
Min Read

Bitcoin Kokoh di 111 Ribu Dolar Pasar Menanti Arah

Kreasik — Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan yang signifikan, diperdagangkan stabil di kisaran $111.340,21 per BTC/USD. Dengan pergerakan harian yang hanya naik tipis 0,04%, aset kripto terbesar ini tampaknya memasuki fase konsolidasi setelah periode volatilitas tinggi, menarik perhatian para investor yang mencari sinyal tren berikutnya.

Gambar Istimewa :

Data terkini dari pasar kripto global menunjukkan bahwa Bitcoin mempertahankan dominasinya dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,22 triliun. Meskipun volume perdagangan harian tercatat sebesar $24,79 miliar – mengalami penurunan sekitar 44% dibandingkan pekan sebelumnya – kondisi ini justru diinterpretasikan sebagai sinyal pasar yang sedang "menarik napas." Penurunan volume ini seringkali mendahului pergerakan harga yang lebih substansial, mengindikasikan bahwa para pelaku pasar sedang dalam mode observasi.

Data Pasar Bitcoin (BTC) Terkini

Indikator Nilai
Harga Saat Ini (USD) $111.340,21
Perubahan 1 Jam -0,07%
Perubahan 24 Jam +0,04%
Perubahan 7 Hari +4,02%
Kapitalisasi Pasar $2.221,30 Miliar
Volume Perdagangan (24 Jam) $24,79 Miliar
Sirkulasi Pasokan 19,94 Juta BTC
Total Pasokan Maksimum 21 Juta BTC
Tertinggi 24 Jam $111.947,70
Terendah 24 Jam $111.115,14
Rekor Tertinggi (ATH) $126.198,07
Kapitalisasi Terdilusi Penuh $2.339,38 Miliar

Riwayat Harga Bitcoin dalam 90 Hari Terakhir

Periode Perubahan (USD) Persentase Perubahan
Hari Ini +$47,32 +0,04%
30 Hari +$1.907,13 +1,74%
60 Hari -$54,54 -0,05%
90 Hari -$7.781,29 -6,53%

Selama 90 hari terakhir, Bitcoin memang menunjukkan tren yang bervariasi. Namun, setelah sempat mengalami koreksi signifikan pada bulan September, kini BTC mulai menunjukkan stabilitas harga yang solid di atas $111.000. Level ini dianggap sebagai ambang psikologis penting yang menjadi fondasi bagi investor jangka panjang.

Konsolidasi Sehat di Tengah Tekanan Volume

Fase konsolidasi ini, yang ditandai dengan volatilitas harian yang mereda, seringkali disebut oleh para trader profesional sebagai periode akumulasi. Ini adalah saat di mana investor institusional dan "whale" mulai membangun posisi mereka secara strategis, mengantisipasi potensi lonjakan harga di masa depan. Meskipun kenaikan harian tampak minim, yakni +0,04%, performa mingguan Bitcoin yang menguat sebesar +4,02% menegaskan bahwa permintaan pasar, khususnya dari kalangan institusi, tetap solid. Stabilitas harga di atas level psikologis $111.000 juga menjadi indikator penting, menunjukkan bahwa level ini berfungsi sebagai titik ekuilibrium yang kuat antara kekuatan beli dan jual.

Dari perspektif analisis teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan posisi netral, mengisyaratkan bahwa Bitcoin tidak berada dalam kondisi overbought maupun oversold yang ekstrem. Lebih lanjut, posisi Moving Average 50-hari (MA50) yang berada di atas Moving Average 200-hari (MA200) memberikan sinyal bullish yang kuat untuk tren jangka menengah, memperkuat pandangan positif terhadap prospek harga BTC.

Faktor Fundamental dan Tantangan Pasar

Meskipun artikel asli tidak merinci faktor fundamental, perlu dicatat bahwa ketahanan Bitcoin juga ditopang oleh fundamental jaringannya yang kuat, adopsi yang terus berkembang, serta sentimen investor yang cenderung optimis terhadap peran aset digital dalam portofolio investasi modern. Perkembangan regulasi di berbagai negara dan inovasi teknologi dalam ekosistem kripto juga menjadi pendorong utama.

Namun, di balik ketahanan ini, Bitcoin tetap menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dicermati oleh investor. Ketidakpastian regulasi global, sentimen makroekonomi seperti inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral, serta potensi tekanan jual dari aksi profit taking oleh investor jangka pendek, dapat memicu fluktuasi harga. Selain itu, meskipun adopsi institusional terus berjalan, lajunya yang bertahap juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan pasar.

Prospek Jangka Pendek: Menanti Pergerakan Besar

Dengan demikian, selama Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas level krusial $111.000, tren jangka menengahnya diproyeksikan tetap positif. Potensi kenaikan harga akan semakin terbuka lebar apabila BTC berhasil menembus zona resistensi kuat di kisaran $112.000 hingga $113.500, membuka jalan menuju target berikutnya di area $115.000 hingga $118.000. Kondisi pasar yang sedang berkonsolidasi ini bukan hanya menunjukkan ketahanan, tetapi juga mengisyaratkan bahwa Bitcoin tengah mempersiapkan diri untuk pergerakan harga yang lebih signifikan di masa mendatang, menjadikannya aset yang menarik bagi investor jangka panjang di tengah lanskap ekonomi global yang terus berubah.


Penting untuk diingat: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh Anda. Konten ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Ikuti terus Kreasik.id di Google News untuk mendapatkan pembaruan berita kripto terkini.

Tinggalkan komentar

Related Post