Trump Incar Gaza: Proyek Kripto Kontroversial?

Riya Sharma

September 3, 2025

2
Min Read
Trump Incar Gaza: Proyek Kripto Kontroversial?

Dairipers Tim kampanye Donald Trump dikabarkan tengah menjajaki rencana pasca-perang yang kontroversial untuk Gaza, melibatkan teknologi blockchain dan tokenisasi lahan. Rencana ini tertuang dalam dokumen bernama Gaza Reconstitution, Economic Acceleration and Transformation Trust (GREAT Trust).

Rencana ini mengusulkan pengelolaan Gaza oleh AS selama minimal 10 tahun. Program "sukarela" ditawarkan kepada dua juta warga Gaza untuk meninggalkan tanah mereka.

Trump Incar Gaza: Proyek Kripto Kontroversial?
Gambar Istimewa : coinfolks.id

Sebagai gantinya, warga akan menerima token digital yang dapat ditukar dengan apartemen di delapan "Smart City" yang akan dibangun, atau untuk relokasi ke tempat lain. Subsidi tempat tinggal dan kebutuhan dasar hingga empat tahun juga dijanjikan.

Proposal ini menuai kritik keras. Council on American-Islamic Relations (CAIR) menyebutnya "pencurian massal tanah Palestina" berkedok teknologi digital.

Mekanisme blockchain akan mencatat kepemilikan lahan dalam bentuk token yang dijual kepada investor untuk mendanai rekonstruksi. Warga Gaza yang menyerahkan lahan akan menerima token yang bisa ditukar dengan uang tunai atau apartemen.

Rencana ini juga mencakup pembangunan "AI-based modern smart city" di Gaza, serta 10 megaproyek lain, termasuk "Zona Manufaktur Pintar Elon Musk."

Rencana ini muncul di tengah keterlibatan keluarga Trump dalam industri kripto. Donald Trump sebelumnya menyatakan AS seharusnya "mengambil alih" Gaza dan mengubahnya menjadi "Riviera Timur Tengah."

Tinggalkan komentar

Related Post