QRIS OVO Permudah Transaksi di Ekosistem Grab

Riya Sharma

November 3, 2025

2
Min Read

Kreasik — OVO semakin memperkuat perannya dalam mendukung inisiatif Bank Indonesia (BI) untuk mendorong adopsi pembayaran digital yang aman dan inklusif. Langkah ini diwujudkan melalui perluasan integrasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke dalam ekosistem Grab, memberikan kemudahan transaksi bagi jutaan pengguna.

Integrasi QRIS memungkinkan pengguna OVO untuk melakukan pembayaran berbagai layanan Grab, seperti GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan GrabMart, hanya dengan memindai kode QRIS yang tersedia pada mitra pengemudi. Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, mengungkapkan bahwa inisiatif ini telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat sejak diluncurkan pada tahun 2025.

QRIS OVO Permudah Transaksi di Ekosistem Grab
Gambar Istimewa : warta9.com

Selain QRIS, ekosistem Grab juga menerima berbagai metode pembayaran lain, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih opsi yang paling sesuai dengan preferensi mereka. Salah satu opsi yang populer adalah rek-wallet OVO Nabung by Superbank, yang menggabungkan fungsi rekening tabungan dengan kemudahan dompet digital.

"Saldo yang tersimpan dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari dan secara otomatis menerima bunga tabungan, layaknya rekening biasa," ujar Eddie dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 di Jakarta.

OVO meyakini bahwa pembayaran digital harus inklusif, mudah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Integrasi QRIS dan rek-wallet OVO Nabung by Superbank di ekosistem Grab tidak hanya mempermudah transaksi sehari-hari, tetapi juga membantu masyarakat membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat.

Raditya Dika, seorang konten kreator di bidang finansial, juga menyoroti kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS. "Mulai dari memesan makanan hingga menggunakan ojek online, pembayaran dapat diselesaikan dengan sekali pindai," jelasnya.

Data dari BI menunjukkan bahwa transaksi menggunakan QRIS tumbuh pesat sebesar 162,7 persen secara tahunan (yoy) pada Juli 2025. Pengguna dari kalangan Gen Z dan milenial mendominasi, masing-masing mencapai 28 persen dan 26 persen dari total pengguna.

Gubernur BI Perry Warjiyo dalam FEKDI 2025 menekankan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan keuangan digital tercepat dalam lima tahun terakhir. QRIS telah digunakan oleh hampir 60 juta pengguna, dengan lebih dari 40 juta merchant, yang sebagian besar adalah UMKM.

"QRIS dapat disebut sebagai simbol kedaulatan negara," kata Perry.

Transaksi digital secara keseluruhan, termasuk online banking, mobile banking, dan QRIS, mencapai 13 miliar transaksi dengan nilai hampir Rp60 ribu triliun. Perry mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam memajukan sistem pembayaran digital dan digitalisasi keuangan di Indonesia.

Tinggalkan komentar

Related Post