Krisis Keuangan MicroStrategy: STRC Jatuh di Bawah $100

Author Image

Terbit

19 Juni 2026, 06:49 WIB

Krisis Keuangan MicroStrategy: STRC Jatuh di Bawah $100
Krisis Keuangan MicroStrategy: STRC Jatuh di Bawah $100

KreAsik – 19 Juni 2026 | Perusahaan MicroStrategy, yang dikenal sebagai salah satu perusahaan terdepan dalam penggunaan Bitcoin sebagai aset, saat ini menghadapi krisis keuangan. Saham preferen mereka, STRC, yang dirancang dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), telah jatuh di bawah $100. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan strategi pembelian Bitcoin melalui sekuritas gaya Wall Street.

STRC, atau Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock, dirancang untuk diperdagangkan dekat dengan $100. Namun, karena tekanan pasar, harga STRC telah jatuh ke level yang lebih rendah, mencapai titik terendah di bawah $80. Ini merupakan sinyal yang kuat bagi investor bahwa sesuatu yang tidak beres terjadi.

Pendiri MicroStrategy, Michael Saylor, telah menghubungkan STRC dengan desain yang dibantu AI. Dalam sebuah wawancara, Saylor mengungkapkan bahwa ia menggunakan AI untuk merancang STRC, yang menurutnya tidak mungkin dilakukan tanpa bantuan kecerdasan buatan. Namun, kritikus sekarang mempertanyakan keamanan dan stabilitas STRC, yang dianggap sebagai produk keuangan yang kompleks dan berisiko.

STRC bukanlah Bitcoin atau stablecoin, melainkan saham preferen yang diterbitkan oleh MicroStrategy. Saham ini membayar dividen yang tinggi, dan perusahaan dapat menyesuaikan tingkat dividen setiap bulan untuk mencoba mempertahankan harga saham di sekitar $100. Namun, jika STRC terus jatuh, perusahaan mungkin perlu meningkatkan dividen, yang akan meningkatkan biaya penggalangan dana dan membuat penerbitan STRC di masa depan lebih sulit.

Krisis ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan MicroStrategy untuk mempertahankan strategi pembelian Bitcoin. Jika STRC terus jatuh, perusahaan mungkin perlu menjual lebih banyak Bitcoin untuk memenuhi kewajiban atau mempertahankan neraca keuangan. Ini akan menghantam inti narasi strategi Saylor, yang telah membangun identitas perusahaan sebagai pengumpul Bitcoin, bukan penjual.

Untuk saat ini, tidak ada tanda pasti bahwa MicroStrategy akan menjual Bitcoin karena krisis STRC. Namun, tekanan yang dihadapi perusahaan dapat memaksa mereka untuk mengambil keputusan yang sulit, termasuk meningkatkan dividen atau menjual aset lain untuk mempertahankan keuangan.

Kesimpulan, krisis STRC menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan MicroStrategy untuk mempertahankan strategi pembelian Bitcoin. Dengan STRC yang jatuh di bawah $100, perusahaan harus menghadapi tekanan pasar dan membuat keputusan yang sulit untuk mempertahankan keuangan. Ini merupakan tantangan besar bagi Saylor dan timnya untuk mempertahankan visi perusahaan dan memastikan keberlanjutan strategi Bitcoin.

Related Post

Terbaru