Kevin Warsh Dipilih Sebagai Ketua Federal Reserve Setelah Pemungutan Suara yang Ketat di Senat

Author Image

Terbit

14 Mei 2026, 10:57 WIB

Kevin Warsh Dipilih Sebagai Ketua Federal Reserve Setelah Pemungutan Suara yang Ketat di Senat
Kevin Warsh Dipilih Sebagai Ketua Federal Reserve Setelah Pemungutan Suara yang Ketat di Senat

KreAsik – 14 Mei 2026 | Pemungutan suara yang ketat di Senat Amerika Serikat telah mengonfirmasi Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Warsh, yang dipilih oleh Presiden Donald Trump, memenangkan suara dengan margin yang sangat tipis, 54-45. Ini merupakan margin terketat dalam sejarah pemilihan ketua Federal Reserve.

Warsh, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Federal Reserve antara tahun 2006 dan 2011, akan mengambil alih posisi dari Jerome Powell. Powell telah dikritik oleh Trump karena tidak menurunkan suku bunga, yang membuat Trump memberinya julukan “Too Late”.

Warsh telah berjanji untuk menjaga kebijakan moneter “secara independen” dan akan memimpin pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pertamanya pada tanggal 16 dan 17 Juni. Dalam pertemuan tersebut, Warsh diharapkan untuk mengambil keputusan tentang suku bunga yang akan mempengaruhi perekonomian Amerika Serikat.

Sementara itu, data inflasi terbaru menunjukkan bahwa inflasi di Amerika Serikat telah meningkat. Inflasi tahunan naik 3,8% pada April, yang merupakan angka tertinggi sejak Mei 2023. Hal ini telah membuat beberapa bank investasi, seperti Goldman Sachs, memperkirakan penurunan suku bunga pada Desember 2026.

Namun, tidak semua orang setuju dengan prediksi tersebut. Pimco, misalnya, memperkirakan bahwa suku bunga mungkin akan dinaikkan. Keputusan Warsh dalam pertemuan FOMC akan menentukan apakah ia akan mengikuti keinginan Trump untuk menurunkan suku bunga atau mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk mengendalikan inflasi.

Warsh telah dipuji oleh beberapa politisi, termasuk Senator Tim Scott, yang mengatakan bahwa Warsh “siap untuk memimpin Federal Reserve” dan bahwa Trump telah membuat “pilihan yang sangat baik” dengan memilih Warsh.

Dalam beberapa minggu mendatang, keputusan Warsh akan sangat dinantikan oleh pasar keuangan dan masyarakat umum. Apakah ia akan memenuhi harapan Trump untuk menurunkan suku bunga atau mempertahankan kebijakan moneter yang ketat? Hanya waktu yang akan menjawab.

Related Post

Terbaru