Israel Siap Membuka IPO 50 Miliyar pada Wall Street, Bukan Tel Aviv

Author Image

Terbit

30 Juni 2026, 15:49 WIB

Israel Siap Membuka IPO 50 Miliyar pada Wall Street, Bukan Tel Aviv
Israel Siap Membuka IPO 50 Miliyar pada Wall Street, Bukan Tel Aviv

KreAsik – 30 Juni 2026 | Israel siap mengumumkan IPO dua perusahaan milik negara terbesar, yakni Israel Aerospace Industries (IAI) dan Rafael Advanced Defense Systems, pada pasar saham Wall Street. Keputusan ini diambil karena pemerintah Israel percaya bahwa regulator AS akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal pengungkapan informasi program klasifikasi, dibandingkan dengan regulator di Israel.

Sebuah delegasi pemerintah akan berangkat ke AS pada pertengahan Juli untuk mengevaluasi opsi IPO untuk kedua perusahaan tersebut. Menurut sumber yang berpengalaman dengan perjalanan ini, pasar saham AS menawarkan fleksibilitas yang tidak ada di pasar saham lokal, yakni kemampuan untuk mengungkapkan informasi tentang program klasifikasi.

IAI dan Rafael memiliki program klasifikasi yang sangat sensitif, dan regulator Israel telah menunjukkan keengganan dalam memberikan keistimewaan pada pengungkapan informasi tentang program tersebut. Namun, regulator AS diharapkan dapat memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal ini.

Pemerintah Israel ingin menjual saham sebesar 30% di kedua perusahaan tersebut dan menutup transaksi sebelum akhir tahun. IAI memiliki nilai rata-rata sebesar 33,7 miliar dolar AS, sedangkan Rafael memiliki nilai rata-rata sebesar 20 miliar dolar AS, menurut Bloomberg.

Pemerintah Israel telah mendapatkan persetujuan untuk privatasi IAI enam tahun yang lalu, namun proses tersebut terhenti karena permasalahan tentang apa yang harus diungkapkan oleh perusahaan yang terdaftar. Keduanya memiliki program klasifikasi yang sangat sensitif, dan regulator Israel telah menunjukkan keengganan dalam memberikan keistimewaan pada pengungkapan informasi tentang program tersebut.

Anggaran US yang berubah-ubah telah meningkatkan kompleksitas proses IPO. Undang-undang yang berlaku sejak Maret 2026 sekarang memerlukan direktur dan komisaris perusahaan asing untuk mengungkapkan kepemilikan saham dan transaksi mereka secara real-time, yang merupakan perubahan signifikan dari praktik sebelumnya.

Israel yakin bahwa perjanjian khusus pada pengungkapan informasi program klasifikasi dapat mengimbangi kewajiban baru tersebut. Namun, tidak ada keputusan akhir tentang waktu dan lokasi IPO.

Rafael memiliki deadline yang ketat, karena perusahaan tersebut membutuhkan persetujuan pemerintah sebelum parlemen dibubarkan sebelum pemilu yang dijadwalkan pada akhir Oktober. Kedua perusahaan tersebut telah mencetak hasil rekor pada tahun 2025. IAI melaporkan pendapatan sebesar 7,4 miliar dolar AS dan laba sebesar 712 juta dolar AS, dengan backlog pesanan sebesar 30 miliar dolar AS untuk pertama kalinya. Rafael juga memiliki backlog pesanan sebesar 20 miliar dolar AS.

Related Post

Terbaru