KreAsik – 21 Juni 2026 | Intel Corporation (INTC) mengalami lonjakan harga saham sebesar 10% setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa Apple akan bekerja sama dengan Intel untuk memproduksi chip di Amerika Serikat. Namun, meskipun harga saham melonjak, pasar masih berhati-hati dan belum sepenuhnya yakin dengan kerja sama ini.
Intel stock melonjak setelah Presiden Trump mengumumkan kerja sama dengan Apple melalui platform Truth Social. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan tentang kerja sama ini. Pemerintah AS telah membeli sekitar 10% saham Intel pada Agustus 2025, sehingga kerja sama ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada kedua perusahaan.
Intel telah mengalami peningkatan harga saham sebesar 300% pada tahun 2026, didorong oleh kerja sama dengan Nvidia dan Tesla. Namun, masih ada risiko yang mengancam, seperti kerugian pada bisnis foundry dan penurunan pasar PC.
Baca Juga:
Analisis teknikal menunjukkan bahwa harga saham Intel telah melonjak di atas level $132,70, yang sebelumnya menjadi hambatan bagi harga saham. Namun, money flow masih netral, dan crypto traders masih belum yakin dengan kerja sama ini. Options market juga menunjukkan kesadahan, dengan put-call ratio yang masih di atas 1.
Oleh karena itu, meskipun harga saham Intel melonjak, pasar masih berhati-hati dan belum sepenuhnya yakin dengan kerja sama ini. Penting untuk terus memantau perkembangan kerja sama ini dan dampaknya pada harga saham Intel.
Kesimpulan, kerja sama antara Intel dan Apple dapat memiliki dampak yang signifikan pada harga saham Intel, namun masih ada risiko yang mengancam. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan kerja sama ini dengan cermat.




