Inflasi AS Meningkat Lebih Tinggi dari Perkiraan, Menggoyahkan Prospek Pemotongan Suku Bunga

Author Image

Terbit

13 Mei 2026, 01:32 WIB

Inflasi AS Meningkat Lebih Tinggi dari Perkiraan, Menggoyahkan Prospek Pemotongan Suku Bunga
Inflasi AS Meningkat Lebih Tinggi dari Perkiraan, Menggoyahkan Prospek Pemotongan Suku Bunga

KreAsik – 13 Mei 2026 | Inflasi di Amerika Serikat meningkat lebih tinggi dari yang diperkirakan pada bulan April, menyebabkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi tahunan meningkat sebesar 3,8%, melebihi perkiraan sebesar 3,7%. Sementara itu, inflasi inti yang tidak termasuk harga makanan dan energi juga meningkat sebesar 2,8% year-over-year, lebih tinggi dari perkiraan sebesar 2,7%.

Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan investor bahwa prospek pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve mungkin akan tertunda lebih dalam pada tahun 2026. Sebelum data inflasi dirilis, investor memperkirakan 97,6% kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Juni.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan juga berdampak pada pasar kripto dan aset berisiko lainnya. Bitcoin dan aset kripto lainnya mengalami volatilitas yang meningkat setelah data inflasi dirilis, karena investor khawatir bahwa suku bunga yang lebih tinggi akan mengurangi likuiditas dan meningkatkan biaya pinjaman.

Arthur Azizov, pendiri B2BROKER Group dan B2BINPAY, mengatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan akan memicu volatilitas yang lebih tinggi di pasar kripto. Namun, dia juga menyatakan bahwa Bitcoin dapat mempertahankan posisinya dengan lebih baik dibandingkan dengan aset kripto lainnya jika permintaan ETF tetap kuat.

Untuk saat ini, investor akan terus memantau data inflasi dan perkembangan lainnya untuk memahami arah pasar kripto dan aset berisiko lainnya. Dengan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, investor harus bersiap untuk volatilitas yang lebih tinggi dan kemungkinan penyesuaian suku bunga yang lebih tinggi.

Kesimpulan dari data inflasi terbaru ini adalah bahwa inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat mempengaruhi prospek pemotongan suku bunga dan volatilitas di pasar kripto. Investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan terbaru untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Related Post

Terbaru