KreAsik – 28 Mei 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah Iran mengusulkan perjanjian pembukaan Selat Hormuz dengan Amerika Serikat. Perjanjian ini diharapkan dapat membuka akses jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz yang telah ditutup akibat konflik antara kedua negara.
Iran dan Oman akan bekerja sama untuk mengelola jalur pelayaran di selat, sementara kapal perang akan dilarang memasuki wilayah tersebut. Jika perjanjian ini berhasil, maka akan diangkat menjadi resolusi yang mengikat di Dewan Keamanan PBB dalam waktu 60 hari.
Harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) turun 2,7% dalam waktu 30 menit setelah berita ini dikabarkan, sehingga harga minyak mentah di bawah $89 per barel. Ini menunjukkan bahwa pasar minyak sangat sensitif terhadap berita tentang perjanjian damai antara Iran dan Amerika Serikat.
Baca Juga:
Perjanjian ini juga diharapkan dapat mengurangi ketegangan di Timur Tengah dan membantu meningkatkan stabilitas pasar minyak dunia. Namun, masih banyak hal yang perlu dibahas dan disepakati sebelum perjanjian ini dapat terwujud.
Kesimpulan dari perjanjian ini adalah bahwa pembukaan Selat Hormuz dapat membantu meningkatkan pasokan minyak dunia dan mengurangi ketegangan di Timur Tengah. Namun, masih banyak tantangan yang perlu diatasi sebelum perjanjian ini dapat terwujud dan membawa dampak positif bagi pasar minyak dunia.




