KreAsik – Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa tidak ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada bulan April 2026, meskipun spekulasi kenaikan sempat beredar di media. Keputusan ini diambil berdasarkan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan didukung oleh kebijakan yang diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menambahkan komitmen tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menjelaskan bahwa perusahaan mengikuti instruksi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga BBM pada bulan ini. “Pertamina senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Selanjutnya, Roberth menegaskan bahwa harga BBM di seluruh wilayah Indonesia tetap konsisten dengan daftar harga yang telah dipublikasikan pada hari Jum’at, 17 April 2026.
Berikut adalah rangkuman harga BBM Pertamina per jenis bahan bakar dan wilayah pada tanggal tersebut:
Baca Juga:
| Wilayah | Pertalite (Rp/liter) | Pertamax (Rp/liter) | Pertamax Turbo (Rp/liter) | Dexlite (Rp/liter) | Pertamina Dex (Rp/liter) | Solar (Rp/liter) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| DKI Jakarta & Sekitarnya (PBBKB 5%) | 10.000 | 12.300 | 13.100 | 14.200 | 14.500 | 6.800 |
| Sumatra Utara & Aceh | 10.000 | 12.600 | 13.350 | 14.500 | 14.800 | 6.800 |
| Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau | 10.000 | 12.900 | 13.650 | 14.800 | 15.100 | 6.800 |
| FTZ Batam | 10.000 | 11.750 | 12.400 | 13.450 | 13.800 | 6.800 |
| Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DI Yogyakarta | 10.000 | 12.300 | 13.100 | 14.200 | 14.500 | 6.800 |
Selain harga nonsubsidi, harga BBM subsidi juga tetap tidak berubah. Pertalite tetap dijual pada Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar dipertahankan pada Rp6.800 per liter. Harga tersebut mencerminkan kebijakan pemerintah untuk menjaga kestabilan biaya transportasi bagi konsumen dan pelaku usaha di tengah gejolak pasar minyak dunia.
Menteri Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat. “Kami sudah bersepakat, atas arahan Presiden, bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik sampai dengan akhir tahun, insyaallah sampai selama-lamanya,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia menambahkan bahwa stok BBM nasional berada di atas standar minimum, sehingga tidak ada tekanan mendesak untuk menyesuaikan harga.
Namun, Bahlil juga mengingatkan bahwa kebijakan harga tetap bergantung pada pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Saat ini ICP berada di kisaran US$77 per barrel, jauh di bawah batas US$100 yang dianggap aman bagi anggaran negara. “Jika harga ICP tetap di level ini, kita dapat menjaga subsidi tanpa menambah beban APBN,” pungkasnya.
Stabilitas harga BBM pada bulan April 2026 memberikan efek positif bagi sektor transportasi dan logistik. Pengusaha truk, taksi, dan layanan ojek online melaporkan bahwa tidak adanya kenaikan harga membantu mereka mempertahankan margin operasional yang tipis. Di sisi lain, konsumen akhir merasakan manfaat langsung melalui harga bensin dan solar yang tidak naik, meskipun harga minyak mentah global mengalami fluktuasi.
Analisis ekonomi independen menunjukkan bahwa kebijakan penetapan harga BBM yang konsisten dapat meredam inflasi makanan dan barang kebutuhan pokok, karena biaya transportasi menjadi faktor penting dalam rantai pasok. Dengan BBM tetap pada level yang telah ditetapkan, prediksi inflasi jangka pendek diperkirakan tetap berada di kisaran 2-3 persen, sejalan dengan target Bank Indonesia.
Secara keseluruhan, keputusan Pertamina dan pemerintah untuk tidak menyesuaikan harga BBM pada April 2026 mencerminkan sinergi antara kebijakan fiskal dan energi nasional. Ke depan, pemantauan terhadap harga ICP dan dinamika pasar global akan tetap menjadi fokus utama untuk memastikan kestabilan harga BBM dan ketersediaan energi yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.



