FIFGroup Optimistis Pembiayaan Multiguna Moncer

Riya Sharma

Juli 27, 2025

2
Min Read
FIFGroup Optimistis Pembiayaan Multiguna Moncer

Kreasik — PT Federal International Finance (FIFGroup), anak usaha PT Astra International Tbk, memproyeksikan pertumbuhan signifikan pada sektor pembiayaan multiguna tahun ini. Optimisme ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses dana tunai yang cepat dan terjangkau.

Benny Setiawan, Corporate Planning & Communication Division Head FIFGroup, menyatakan bahwa saat ini pembiayaan multiguna berkontribusi sekitar 30% dari total portofolio bisnis perusahaan. Ia meyakini bahwa layanan DANASTRA, produk pembiayaan multiguna FIFGroup, akan terus diminati.

FIFGroup Optimistis Pembiayaan Multiguna Moncer
Gambar Istimewa : imgv2-1-f.scribdassets.com

“Kebutuhan dana multiguna akan terus ada. Dibandingkan terjerat pinjaman online (pinjol), konsumen lebih baik menjaminkan aset mereka dan mendapatkan kredit dana tunai dari kami dengan bunga yang jauh lebih kompetitif,” ujar Benny kepada Kreasik.id baru-baru ini.

Menurut Benny, layanan DANASTRA sangat membantu konsumen yang membutuhkan dana cepat untuk berbagai keperluan mendesak, seperti biaya pendidikan anak. Rata-rata pinjaman multiguna yang diberikan FIFGroup berkisar antara Rp8 juta hingga Rp10 juta, dengan plafon sekitar 70% dari nilai taksiran motor yang dijadikan jaminan.

Hingga kuartal I 2025, pembiayaan DANASTRA mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan, yakni sebesar 21,62% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai Rp4,26 triliun.

Meskipun pembiayaan kendaraan motor Honda baru masih mendominasi portofolio FIFGroup dengan kontribusi sekitar 60%, Benny menegaskan bahwa porsi pembiayaan multiguna terus meningkat.

Di tengah tantangan penurunan daya beli masyarakat, FIFGroup mencatatkan pertumbuhan tipis pada pembiayaan motor baru, yakni sekitar 3% pada Mei 2025.

Terkait kualitas pembiayaan, Benny mengakui adanya tekanan pada rasio non-performing financing (NPF) perusahaan pada semester I 2025. Namun, FIFGroup berupaya untuk memperbaiki rasio NPF hingga akhir tahun, dengan target mencapai kisaran 1,2% – 1,3%.

Tinggalkan komentar

Related Post