BlackRock Siapkan Dana $5 Miliar untuk IPO SpaceX

Author Image

Terbit

12 Juni 2026, 17:20 WIB

BlackRock Siapkan Dana $5 Miliar untuk IPO SpaceX
BlackRock Siapkan Dana $5 Miliar untuk IPO SpaceX

KreAsik – 12 Juni 2026 | Perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, BlackRock, telah menempatkan pesanan untuk setidaknya $5 miliar saham IPO SpaceX menjelang debut historis di Nasdaq. Langkah ini menambah dukungan institusional yang kuat untuk apa yang bisa menjadi IPO terbesar yang pernah tercatat.

Total permintaan dilaporkan melebihi $70 miliar dari berbagai pihak, menunjukkan minat yang sangat besar terhadap IPO ini. IPO ini menandai momen ketika sebuah perusahaan swasta mulai diperdagangkan di bursa, membuka modalnya kepada basis pemegang saham yang lebih luas.

SpaceX menggabungkan teknologi yang berdampak tinggi dengan catatan pertumbuhan yang kuat, menarik permintaan besar dari dana institusional dan investor ritel, sehingga membuat penawaran ini menjadi salah satu yang paling dinantikan dalam dekade ini. Skala penawaran ini belum pernah terjadi sebelumnya, dengan SpaceX berencana mengumpulkan sekitar $75 miliar pada valuasi sekitar $1,8 triliun, sebuah angka yang tidak hanya akan memecahkan rekor IPO global tetapi juga menempatkan perusahaan ini di antara perusahaan paling berharga di dunia.

BlackRock, yang merupakan manajer aset terbesar di dunia, dilaporkan mencari setidaknya $5 miliar saham, sebuah tingkat keyakinan yang, menurut Bloomberg, mencerminkan kepercayaan yang dalam terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang SpaceX atau nilai strategis dari memperoleh eksposur ke perusahaan sekaliber ini sejak hari pertama perdagangan.

Bukti lain dari minat yang kuat ini adalah bahwa SpaceX telah secara resmi mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan IPO esok hari dengan harga $135 per saham. Pembukaan buku pesanan dilaporkan telah ditutup pada hari Rabu, dan bank-bank utama saat ini sedang memfinalisasi alokasi sebelum listing di Nasdaq, sebuah proses yang rumit mengingat dana besar, klien institusional, dan segmen ritel yang signifikan semua bersaing untuk jumlah saham yang terbatas.

Pesanan sebesar $5 miliar, bagaimanapun, tidak secara langsung diterjemahkan ke alokasi akhir, karena IPO yang oversubscribed biasanya melihat investor besar meminta jauh lebih banyak saham daripada yang mereka terima pada akhirnya, terutama ketika permintaan melampaui pasokan dengan selisih yang besar.

Elon Musk telah menulis ulang aturan IPO tradisional untuk SpaceX, merancang proses yang memberi peran lebih kuat kepada investor ritel, mendorong inklusi indeks awal, dan membangun struktur tata kelola yang dirancang untuk melestarikan kontrol pendiri perusahaan di masa mendatang.

Perlu diingat bahwa detail seperti alokasi yang lebih besar untuk investor individu dapat memiliki dampak yang meluas, tidak hanya di pasar saham tetapi juga di aset lain seperti Bitcoin dan Ethereum, karena likuiditas mungkin ditarik dari aset lain menuju IPO ini.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa IPO SpaceX bukan hanya sebuah acara penting dalam kalender keuangan tetapi juga refleksi dari dinamika pasar yang sedang berubah, dengan peran yang semakin penting dari investor institusional dan ritel dalam membentuk arah perusahaan-perusahaan besar di masa depan.

Related Post

Terbaru