Jakarta, Siaran Pers – Presiden Prabowo Subianto melantik Donny Ermawan sebagai pimpinan Universitas Republik Indonesia sore ini di Istana Negara, Jakarta. Acara digelar bersamaan dengan pelantikan pejabat lain seperti Kepala BGN.
Inti artikel
- Presiden Prabowo Subianto melantik Donny Ermawan sebagai pimpinan Universitas Republik Indonesia sore ini di Istana Negara, Jakarta
- Acara digelar bersamaan dengan pelantikan pejabat lain seperti Kepala BGN
- Lembaga baru ini dirancang mencetak calon pemimpin negara dan pejabat pemerintahan
Lembaga baru ini dirancang mencetak calon pemimpin negara dan pejabat pemerintahan. Model pendidikannya mengadaptasi pendekatan ketat ala lembaga elite di luar negeri agar lulusan siap langsung bertugas.
Baca Juga:
Donny Ermawan Resmi Pimpin Universitas Republik Indonesia
Donny Ermawan menerima amanah langsung dari Presiden Prabowo. Ia kini memegang kendali penuh operasional kampus. Suasana pelantikan berlangsung khidmat di kompleks istana.
Menurut Siaran Pers Istana Kepresidenan, langkah ini menandai dimulainya fase operasional. Donny Ermawan membawa pengalaman birokrasi dan pertahanan yang solid. Ia berjanji mengutamakan integritas serta orientasi pengabdian.
Prabowo menekankan pendidikan pemimpin tidak boleh ditunda. Generasi penerus harus disiapkan sejak sekarang. Donny Ermawan merespons dengan komitmen membangun sistem seleksi ketat.
Universitas Republik Indonesia Cetak Calon Pemimpin Negara

Kampus ini hadir menjawab kebutuhan SDM unggul di pemerintahan. Fokus utamanya menghasilkan lulusan siap mengisi jabatan strategis. Kurikulum memadukan teori kebijakan dengan praktik lapangan.
Mahasiswa dilatih keterampilan kepemimpinan intensif setiap semester. Mereka juga dibekali etika publik, hukum administrasi, dan strategi nasional. Targetnya lahir pemimpin berintegritas tinggi yang memahami akar masalah rakyat.
Prabowo menempatkan universitas sebagai investasi jangka panjang. Tantangan global menuntut pejabat yang tangguh dan visioner. Universitas Republik Indonesia menjadi wadah konkret mewujudkan visi itu.
Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Tiru Model INSP

Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) merupakan sebutan lain lembaga ini. Modelnya meniru Institut National du Service Public (INSP) milik Perancis. INSP sudah lama dikenal mencetak elite birokrasi yang handal.
Pemerintah mengadaptasi pendekatan serupa dengan penyesuaian konteks lokal. Mahasiswa UKRI menjalani pendidikan intensif bertahun-tahun. Mereka dipersiapkan menempati pos di kementerian, lembaga, hingga daerah.
Pendekatan ini diharapkan menaikkan kualitas aparatur sipil negara secara sistemik. Lulusan diarahkan langsung ke jalur karier pejabat. Reformasi birokrasi mendapat dukungan institusi pendidikan khusus.
Tujuan Mendidik Calon Pejabat Pemerintahan
Inti pendirian kampus adalah mencetak pejabat masa depan yang mumpuni. Lulusan tidak cukup pintar secara akademis saja. Mereka harus punya jiwa pengabdian kuat kepada rakyat dan negara.
Program studi mencakup administrasi publik, ilmu pemerintahan, dan manajemen kebijakan. Ada pelatihan lapangan di berbagai wilayah Indonesia. Mahasiswa belajar langsung menghadapi realitas birokrasi dan masyarakat.
Hasilnya, lulusan siap ditempatkan di pos penting tanpa masa adaptasi panjang. Mereka memahami persoalan bangsa dari hulu. Universitas Republik Indonesia berperan sebagai pabrik pemimpin berstandar tinggi.
Latar Belakang Pembentukan oleh Presiden Prabowo
Gagasan kampus muncul seiring visi besar Prabowo membangun SDM unggul. Setelah dilantik presiden, fondasi hukum dan struktur segera disiapkan. Proses berjalan cepat tanpa mengorbankan kualitas seleksi.
Donny Ermawan terpilih karena rekam jejak yang teruji. Ia dipercaya mewujudkan visi pendidikan kepemimpinan nasional. Rekrutmen dosen dan tenaga pendukung juga dipercepat.
Pasca pelantikan, kampus masuk tahap operasional penuh. Rekrutmen angkatan pertama direncanakan dibuka segera. Masyarakat menanti bukti nyata dampak institusi baru ini bagi birokrasi.




