Banjir Bogor Melanda Jalan Raya Kapten Yusuf

Author Image

Terbit

4 Agustus 2026, 20:30 WIB

Banjir Bogor Melanda Jalan Raya Kapten Yusuf
SUMBER PILIHAN KREASIK.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan kreasik.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

– Hujan deras Senin malam, 3 Agustus 2026, langsung menggenangi Jalan Raya Kapten Yusuf di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor. Aliran banjir deras memaksa kendaraan menepi dan lalu lintas sempat macet di koridor yang kerap basah itu.

Inti artikel

  • Hujan deras Senin malam, 3 Agustus 2026, langsung menggenangi Jalan Raya Kapten Yusuf di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor
  • Aliran banjir deras memaksa kendaraan menepi dan lalu lintas sempat macet di koridor yang kerap basah itu
  • Titik rawan berada di pertemuan Cikaret, Bogor Selatan, dan Ciomas

Titik rawan berada di pertemuan Cikaret, Bogor Selatan, dan Ciomas. Status administratif ganda membuat respons resmi berbeda dari kesan warga yang menganggap genangan sebagai pola berulang, bukan kejutan musiman.

Titik perbatasan Cikaret-Ciomas langsung meluap

Ruas Kapten Yusuf terendam usai guyuran deras. Air mengalir deras di badan jalan yang membelah dua wilayah administratif: sisi bawah masuk Cikaret (Kota Bogor), sisi atas masuk Ciomas (Kabupaten Bogor).

Warga menyebut zona ini langganan banjir. Setiap hujan lebat, baik singkat maupun lama, genangan cepat muncul di koridor yang sama. Bagi pengendara malam, perbatasan itu bukan sekadar papan nama, melainkan titik di mana air paling dulu menguasai aspal.

Dalam ringkasan Kreasik, peristiwa ini memperlihatkan kerentanan koridor Jabodetabek yang memotong batas kota-kabupaten: genangan di satu ruas langsung mengganggu arus lintas harian.

Pengendara pilih menepi saat arus deras

BPBD pastikan belum ada laporan resmi di Cikaret
Ilustrasi BPBD pastikan belum ada laporan resmi di Cikaret.

Rekaman visual yang beredar memperlihatkan jalan raya banjir dengan aliran kencang. Pengendara mobil dan motor yang sedang melintas banyak memilih berhenti dan menepi, bukan menerobos.

Arus deras dinilai membahayakan. Beberapa pengendara sempat terjebak di genangan, sementara antrean memanjang karena kendaraan di belakang juga menahan laju. Keputusan menepi malam itu menjadi isyarat praktis: menerjang banjir di Kapten Yusuf berisiko slip atau mogok di tengah arus.

Bagi pembaca yang kerap lewat koridor Bogor Selatan, Ciomas, pola ini menegaskan prioritas keselamatan di atas target waktu tempuh saat hujan lebat malam hari.

BPBD pastikan belum ada laporan resmi di Cikaret

Kalak BPBD Kota Bogor dikonfirmasi Senin malam soal genangan di Cikaret, Bogor Selatan. Ia menyampaikan, untuk banjir di Cikaret belum ada laporan; kemungkinan yang terjadi hanya banjir lintasan di ruas itu.

“Untuk banjir di Cikaret belum ada laporan, mungkin hanya (banjir) lintasan kalau daerah itu,” kata Kalak BPBD Kota Bogor, Senin (3/8/2026) malam.

Pernyataan itu menandai beda status administratif: pejabat kota menilai genangan belum masuk laporan kejadian besar, sementara warga di lapangan merasakan macet dan aliran deras yang sama. Kreasik mencatat perbedaan ini sebagai penanda pentingnya pantauan warga di titik perbatasan yang rawan tumpang-tindih respons.

Warga tegaskan pola banjir tiap hujan lebat

Sidik Permana, warga setempat, menggambarkan urutan kejadian yang cepat. Begitu hujan deras, genangan langsung muncul. Ia menekankan bahwa lokasi itu sudah dikenal sebagai langganan.

“Kejadiannya tadi pas hujan gede, langsung banjir gitu. Sudah langganan sih di situ, kalau hujan deras, mau lama mau sebentar pasti banjir,” kata Sidik Permana.

Ia merinci letak titik: di atas masuk Ciomas, wilayah Kabupaten Bogor; di bawah sudah Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan. “Jadi titiknya di perbatasan Kota sama Kabupaten Bogor. Di atas itu masuknya Ciomas, wilayah Kabupaten Bogor. Nah di bawah sini sudah masuk Cikaret, kecamatannya Bogor Selatan. Tiap hujan gede pasti banjir,” imbuhnya.

Pola itu, digabung dengan keputusan pengendara menepi, memberi gambaran praktis: malam hujan di Kapten Yusuf, siapkan rute alternatif dan jangan paksa lewat arus deras di perbatasan Cikaret, Ciomas.

FAQ

Di mana banjir Kapten Yusuf terjadi?

Di Jalan Raya Kapten Yusuf, perbatasan Kecamatan Bogor Selatan (Cikaret) dan Ciomas, Kabupaten Bogor, usai hujan deras Senin malam 3 Agustus 2026.

Apa kata BPBD Kota Bogor?

Kalak BPBD menyatakan untuk Cikaret belum ada laporan resmi; kemungkinan hanya banjir lintasan di ruas tersebut.

Mengapa lalin macet?

Aliran banjir deras membuat pengendara menepi dan menahan laju karena dianggap berbahaya jika menerobos, sehingga arus sempat macet.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru