KreAsik – Huawei kembali memperkuat posisinya di pasar smartwatch Indonesia dengan meluncurkan generasi terbaru, Huawei Watch Fit 5 dan Huawei Watch Fit 5 Pro. Kedua varian ini diumumkan pada ajang peluncuran produk flagship Huawei pada pertengahan April 2026, bersamaan dengan ponsel lipat Pura X Max, seri Pura 90 Pro, serta edisi mewah Watch Ultimate Star Diamond.
Secara visual, Huawei Watch Fit 5 tetap mempertahankan siluet persegi yang menjadi ciri khas seri Fit. Namun, varian Pro menampilkan bezel yang lebih tipis, memungkinkan layar berukuran 1,92 inci dengan panel AMOLED. Layar tersebut dilindungi kaca safir 2.5D dan mampu mencapai kecerahan puncak hingga 3.000 nits, menjadikannya mudah terbaca di bawah sinar matahari terik. Sementara versi standar, Huawei Watch Fit 5, dilengkapi layar AMOLED berukuran 1,82 inci dengan kecerahan maksimum 2.500 nits.
Kedua model mendukung fitur Always‑On Display (AOD) dan dilengkapi dua tombol kontrol di sisi kanan: sebuah digital crown serta tombol pintas untuk akses cepat ke aplikasi favorit. Rangka tengah menggunakan aluminium, sedangkan varian Pro menambahkan sentuhan premium berupa bezel titanium.
Baca Juga:
Di dalamnya, Huawei memperkenalkan modul detak jantung optik generasi terbaru dengan enam LED dan enam sensor PPG, serta penambahan sensor suhu tubuh. Pada Huawei Watch Fit 5 Pro, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur elektrokardiogram (ECG) dan sensor kedalaman (depth sensing) yang memungkinkan pengukuran kedalaman hingga 40 meter, cocok untuk aktivitas freediving.
Untuk konektivitas, kedua jam tangan mendukung Bluetooth 6.0, NFC, serta mikrofon dan speaker bawaan untuk panggilan suara. Versi Pro juga dilengkapi sistem navigasi dual‑band GNSS (hanya untuk pasar China), meningkatkan akurasi pelacakan posisi saat berolahraga di luar ruangan.
Berikut rangkuman spesifikasi utama dalam bentuk tabel:
| Fitur | Huawei Watch Fit 5 | Huawei Watch Fit 5 Pro |
|---|---|---|
| Layar | AMOLED 1,82 inci, 2.500 nits | AMOLED 1,92 inci, 3.000 nits, kaca safir 2.5D |
| Material bodi | Aluminium | Aluminium + bezel titanium |
| Sensor kesehatan | Detak jantung 6 LED/6 PPG, suhu tubuh | Detak jantung 6 LED/6 PPG, suhu tubuh, ECG, depth sensor |
| Konektivitas | Bluetooth 6.0, NFC | Bluetooth 6.0, NFC, dual‑band GNSS |
| Daya tahan baterai | ~10 hari penggunaan normal | ~10 hari penggunaan normal |
| Ketahanan air | 5 ATM (aman untuk berenang) | 5 ATM + kedalaman freediving 40 m |
Dari segi harga, Huawei belum mengumumkan angka resmi secara detail pada hari peluncuran. Namun, mengingat posisi pasar smartwatch kelas menengah, diperkirakan Huawei Watch Fit 5 akan dibanderol di kisaran Rp 2,5‑3 jutaan, sementara varian Pro dengan fitur tambahan diperkirakan berada di kisaran Rp 3,5‑4 jutaan.
Beragam mode olahraga menjadi nilai jual utama. Kedua model menawarkan lebih dari 90 mode latihan, termasuk bersepeda, lari, renang, dan yoga. Pembaruan terbaru mencakup algoritma deteksi bersepeda yang lebih akurat serta integrasi data latihan ke aplikasi Huawei Health secara real‑time.
Huawei juga menekankan aspek kesehatan mental dengan menambahkan fitur pernapasan terarah dan pelacakan tidur yang lebih mendetail. Data suhu tubuh dapat membantu pengguna mengidentifikasi perubahan fisiologis yang berhubungan dengan stres atau penyakit ringan.
Dengan sertifikasi tahan air 5 ATM, kedua jam tangan aman digunakan saat berenang, namun hanya versi Pro yang mendukung aktivitas freediving hingga kedalaman 40 meter berkat sensor kedalaman khusus.
Secara keseluruhan, Huawei Watch Fit 5 dan Huawei Watch Fit 5 Pro menampilkan peningkatan signifikan pada layar, sensor kesehatan, dan kemampuan konektivitas, menjadikan mereka pilihan kompetitif di segmen smartwatch menengah ke atas. Pengguna yang mengutamakan tampilan cerah dan fitur kesehatan canggih seperti ECG akan menemukan nilai lebih pada varian Pro, sementara pengguna yang menginginkan perangkat ringan dengan performa solid dapat memilih versi standar.
Kehadiran kedua varian ini menegaskan komitmen Huawei untuk terus berinovasi dalam ekosistem wearables, memperkuat integrasi dengan perangkat Huawei lainnya, serta menawarkan pilihan yang lebih fleksibel bagi konsumen Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan digital.




